Ada Wabah, BNNK Kuningan Rubah Strategi

KUNINGAN (MASS)-  Menghadapi bencana nasional yaitu pandemic corona yang terjadi di Indonesia telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat. Tidak terkecuali gaya sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) BNN Kabupaten Kuningan.

Strategi penyuluhan yang awalnya banyak kegiatan tatap muka dengan berbagai elemen masyarakat, sejak bulan Mei pola tersebut berubah. Hal ini untuk menjaga keamanan agar tidak ter papar virus.

Menurut penuturan Kepala BNN Kabupaten Kuningan Edi Heryadi, MSi, sosialisai P4GN yang biasanya tatap muka sejak terjadi pandemi corona ini pihaknya meminimalkan sebisa mungkin tidak dilakukan.

Hal ini sebagai bentuk dukungan BNN Kabupaten Kuningan terhadap program PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang dilakukan pemerintah pusat dan pemkab Kuningan.

Edi melanjutkan bahwa sebagai gantinya, sosialisasi P4GN dilakukan melalui media non-tatap muka antara lain media cetak seperti artikel dan release berita. Media online seperti website resmi BNN Kuningan,sosial media yaitu facebook, Instagram, twitter, dan Youtube.

“Serta media luar ruang seperti baliho dan spanduk yang ditempatkan di daerah ramai pengunjung,” tambahnya.

BNN Kabupaten Kuningan terus berusaha melakukan inovasi agar informasi P4GN sampai kepada masyarakat Kuningan meskipun berada ditengah pandemi covid-19.

Dalam berbagai sosialisasinya mengombinasikan antara sosialisasi pencegahan narkoba dengan pencegahan covid-19. Harapannya agar masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan agar imun dari corona serta dari narkoba.(agus)