KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter generasi muda, UKM Hay’atu Tahfidzil Qur’an (HTQ) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Pekan Ceria dengan mengusung subtema “Ceria Rupiah Inspirasi Anak Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, (19/7/2026), bertempat di GOR Sangkanurip.
Tidak sendirian, UKM HTQ menggelar kegiatan tersebut berkolaborasi bersama Kampung Dongeng Kuningan dan Bank Indonesia. Pekan Ceria sendiri merupakan program pengabdian UKM HTQ kepada masyarakat yang tidak hanya bernilai edukatif, tetapi juga inovatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Dengan sinergi dengan Kampung Dongeng Kuningan dan dukungan Bank Indonesia, kegiatan ini menghadirkan pembelajaran yang menggabungkan pendidikan karakter, literasi keuangan, serta penguatan nilai-nilai moral melalui media dongeng.
Mengusung slogan “Bermain, Belajar, dan Berbahagia Bersama Dongeng”, anak-anak diajak untuk mengenal pentingnya kejujuran, kepedulian, kerja sama, rasa percaya diri, serta kecintaan terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. Konsep belajar yang interaktif menjadikan setiap sesi terasa lebih hidup, sehingga peserta dapat memahami materi dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan sendiri menghadirkan Ka Ila & Akio sebagai pemateri dongeng, serta dimeriahkan oleh penampilan finalis dan Juara mendongeng CBP Rupiah Syamil – Bu Kiki, serta Ka Idan dari Kampung Dongeng Cirebon. Melalui dongeng inspiratif, permainan edukatif, dan interaksi langsung dengan peserta, suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, antusias, dan keceriaan.
Ketua Umum UKM HTQ, Fakhri Nabil Aban, mengatakan bahwa Pekan Ceria lebih dari sekedar hiburan tapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mampu mengembangkan kreativitas, imajinasi, kemampuan berkomunikasi, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan sejak usia dini.
“Pendekatan edukasi berbasis dongeng menjadi inovasi yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” kata Fakhri.
Melalui kegiatan ini, lanjut Fakhri, UKM Hay’atu Tahfidzil Qur’an UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap Pekan Ceria dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif, kreatif, dan menyenangkan. Ia berharap bertul, kedepan semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kehidupan dan masa depan bangsa. (eki)