Ada Perpustakaan Jalanan di CFD

KUNINGAN (Mass) – Beranjak dari keprihatian terhadap minimnya minat baca masyarakat, sejumlah mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan mengadakan aksi simpatik dengan membuka perpustakaan jalanan. Aksi simpatik yang memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD), Minggu (14/3) lalu itu, digelar disepanjang trotoar jalan Siliwangi Kuningan agar mudah diakses langsung warga yang tengah melakukan CFD.

“Perpustakaan jalanan ini dibentuk sebagai tempat berbagi inspirasi, menebar manfaat dan menumbuhkan kembali budaya membaca. Sebab, kami peduli kepada masyarakat sekaligus prihatin jika melihat rendahnya minat membaca di masyarakat,” ucap koordinator aksi simpatik, Abdul Mukti saat ditemui awak media usai aksi kemarin, Senin (15/3).

Menurutnya, jika melihat hasil survei United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2011, indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. “Artinya, hanya ada satu orang dari 1000 penduduk yang masih mau membaca buku secara serius atau dengan intensitas tinggi,” tukasnya.

Jika melihat kondisi seperti itu lanjut Mukti, maka menempatkan Indonesia pada posisi 124 dari 187 negara dalam penilaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Maka dari itu wajar apabila hal tersebut memicu keterpanggilan kalangan mahasiswa selaku agent social of change.

“Sangat penting kita saat ini haru dan perlu bersinergi dalam membangun negeri. Karena sebuah kebaikan tidak cukup jika hanya terorganisir tetapi harus saling berkolaborasi,” tandasnya.

Hal senada disampaikan salah seorang peserta aksi simpatik perpus jalanan, Harun yang menilai aksi ini perlu ditanamkan dan terus dilakukan berkelanjutan. Sebab, aksi ini menjadi salah satu kepedulian mahasiswa terhadap regenerasi bangsa dan kemajuan warga masyarakat, khususnya di bidang ilmu pengetahuan.

“Jadi, diamnya mahasiswa adalah membaca dan bergeraknya mahasiswa dengan berkarya. Perpustakaan jalanan ini sebagai wujud kecintaan kami sebagai mahasiswa STKIP Muhammadiyah terhadap Kabupaten Kuningan,” tegasnya.

Pihaknya juga menilai, saat ini pemerintah sudah banyak membangun taman dengan biaya yang tidak sedikit. Tentu, sebagai anak muda Kuningan harus memanfaatkannya dengan baik, sehingga taman tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi tetapi juga bisa menambah wawasan dengan membaca.

Sehingga, dirinya mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk bergerak. “Gemar membaca mesti menjadi upaya semua untuk mencetak SDM unggul dan berdaya saing. Mari bergerak, donasikan buku anda dan bergabunglah bersama kami. Untuk Contac person bisa menghubungi ke 083824449018 atas nama Abdul Mukti,” pungkasnya.(andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com