Ditunggu Sejak Lebaran, Stimulan RT RW dan LPM di Kelurahan-kelurahan Belum Juga Cair, Mei?

KUNINGAN (MASS) – Sejak momentum Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran, stimulan RT/RW di kelurahan-kelurahan yang dianggap THR, ternyata masih dikeluhkan karena hingga sekarang belum juga cair.

Hal tersebut bahkan disebut-sebut berimbas pada pelayanan masyarakat dimana RT/RW merasa tidak dihargai kinerjanya oleh pemerintah daerah.

“Muhun puguh a teu acan (iya belum ada). Tanda-tanda nage (juga) jauh jigana, teu aya (tidak ada) kabar berita, ke pihak kelurahan hanya disuruh ngempelkeun no rekening bae,” kata salah satu perangkat kelurahan yang enggan disebut namanya.

Padahal, lanjutnya, pihaknya dijanjikan pada awal April kemarin, karena tidak turun pasca Lebaran. Ia prihatin, anggaran yang tak seberapa itu tersendat-sendat.

Apalagi, katanya, yang harus diingat RT/RW itu adalah pelayanan dasar. Bahkan, untuk tingkat RT saja, stimulan yang hanya Rp 500 ribuan itu, dibagi lagi 3 ke sekretaris dan bendahara.

Menjawab keluhan THR RT/RW dan LPM yang belum cair, Sekda Kuningan U Kusmana bilang sudah dianggarkan.

“RT RW ya insyaallah sudah dianggarkan. Stimulan itu sebetulnya bukan untuk THR cuman masyarakat atau siapapun karena (biasanya) momen Lebaran disebut THR,” ucapnya, baru-baru ini.

Begitupun Asda 1 Kabupaten Kuningan Deniawan . Ia menyebut anggaran itu dianggarkan Triwulan 2 di APBD Kabupaten Kuningan.

“Emang belum salur, karena di APBD dianggarkan Triwulan 2. (Sekarang dong pak?) Iya Triwulan 2 itu April Mei Juni, tapi akan kita usahakan cair di bulan Mei. (RT/RW dan LPM harus sabar dulu lagi pak? Iya betul,” jawabnya. (eki)