KUNINGAN (MASS) – UMKM Kuningan memiliki peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Bukan tanpa alasan, saat Covid-19 melanda beberapa tahun silam, UMKM berperan langsung menjadi kendali pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat.
Fenomena itulah yang ditangkap Forum Diskusi Waroeng Rakyat, yang kemudian menggelar seminar bertajuk “Cerdas Finansial, UMKM Naik Kelas : Literasi Keuangan & Akses Pembiayaan” yang disponsori oleh Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) pada Sabtu (4/4/2026) pagi.
Seminar yang digelar di Aula Universitas Islam Al – Ihya Kuningan itu, diikuti oleh mahasiswa dan puluhan pelaku UMKM dari berbagai kelompok usaha sebagai peserta. Sementara, narasumber yang dihadirkan merupakan praktisi dari berbagau unsur.
Nampak hadir Kepala Diskopdagperin yang diwakili oleh Agah Purnama, S.Si Staf Ahli di Bidang UMKM dan Industri, Konsultan PLUT Kuningan, Kemudian Direktur Utama Bank Kuningan yang diwakili oleh Heri Nur selaku Fungsional Dana Jasa & Promosi serta Agus Tri selaku Kasubag Dana Bank Kuningan.
Selain itu, hadir juga Rio Kencono, S.E., M.Ak. selaku praktisi penjamin pembiayaan dan Dr. Risna Nurlia, S.ST., S.KM., M.K.M. yang merupakan owner Nurlia Baby Food & Nurlia Mommy Care Baby Spa.
Ketua pelaksana kegiatan, Zio Rahaden Ranu memaparkan tujuan dari dilaksanakannya seminar ini adalah untuk transfer ilmu bagaimana dalam mengelola keuangan terkhusus dalam dunia usaha kecil menengah, karena menurutnya pengelolaan keuangan yang baik akan sangat berpengaruh dalam berkembangnya usaha.
“Pengelolaan keuangan merupakan bagian yang tidak dipisahkan dari berwirausaha. Selain marketing, dalam membangun usaha tentu sangat diperlukan tata kelola keuangan yang baik”. Tuturnya.
Selain itu, Zio berharap adanya seminar literasi keuangan dapat menjawab pertanyaan besar pelaku UMKM tentang bagaimana pengelolaan keuangan dan akses pembiayaan.
“Kami berharap adanya seminar ini dapat menjawab pertanyaan dan keresahan para pelaku usaha, tentang bagaimana pengelolaan keuangan yang baik, dan bagaimana mendapatkan akses pembiayaan untuk usahanya” ucapnya. (eki)
















