KUNINGAN (MASS) – Program-program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan selama satu tahun kepemimpinannya, dinilai cenderung positif oleh masyarakat. Setidaknya hal itulah yang dikatakan Jamparing Research, lembaga penelitian yang melakukan survey kepuasan publik terhadap kepemimpinan Dian-Tuti di Kabupaten Kuningan.
Dalam press realisenya pada Minggu (15/2/2026), Direktur Lembaga Survei Jamparing, Topic Offirston, mengungkapkan salah satu program yang mendapatkan tanggapan positif adalah Program Keagamaan, yang dikenal sebagai Ngaji Diri. Dalam survei, sebanyak 79,34% responden memberikan nilai positif dengan rentang 6 hingga 10.
“Hal ini menunjukkan mayoritas masyarakat merasa program ini memiliki dampak yang baik, terutama dalam meningkatkan perhatian terhadap guru ngaji, pesantren, dan santri,” tulisnya.
Selain itu, Program Gema Sadulur, yang berfokus pada pengawasan kaum dhuafa, lanjut usia, dan pengangguran, juga mendapatkan penilaian baik. Sekitar 76,00% responden menilai program ini berada dalam kategori menengah hingga tinggi.
“Meskipun tingkat apresiasinya sedikit lebih rendah dibanding program-program lain, masyarakat tetap menghargai upaya pemerintah dalam membantu kelompok-kelompok rentan,” tambahnya.
Program Pertanian menjadi sorotan dengan nilai positif tertinggi, di mana 80,50% responden memberikan penilaian 6 hingga 10. Ini menunjukkan dukungan yang kuat dari masyarakat terhadap program tersebut, yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta ketahanan pangan lokal.
Kemudahan Investasi dan Usaha juga tak kalah mendapatkan perhatian. Sebanyak 76,50% responden memberikan nilai positif untuk program ini. Penilaian tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mengapresiasi langkah-langkah yang diambil untuk mempermudah proses berinvestasi dan berwirausaha, meskipun masih ada harapan untuk perbaikan lebih lanjut.
Di bidang pendidikan, Program Pendidikan mencatat hasil yang sangat baik, dengan 87,66% responden memberikan nilai positif. Para warga Kuningan merasa puas dengan berbagai langkah yang diambil untuk meningkatkan kualitas pendidikan, yang dianggap penting untuk masa depan generasi penerus.
Sementara itu, Program Kesehatan juga meraih respon yang sangat baik, dengan 87,17% masyarakat memberikan penilaian positif. Program UMKM dan Ekonomi Kreatif, serta peningkatan kualitas pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN), mendapatkan respon positif di atas 78%. (raqib)

















