Demo Riskan Ditunggangi, Direktur Jamparing Sarankan Kajian Ilmiah untuk Serap Aspirasi soal Geothermal

KUNINGAN (MASS) – Direktur Jamparing Research (lembaga penelitian dan survey opini public) Topic Offirstson angkat bicara soal wacana geothermal di Gunung Ciremai yang berkembang belakangan. Ia berpendapat bahwa permasalahan geothermal sebaiknya jangan dulu direspon dengan reaktif.

‎”Geothermal merupakan barang unik, masyarakat harus paham betul apa itu geothermal,” kata Topic, memulai paparannya, Selasa (6/10/2026).

Sebaiknya, kata Topic, semua lapisan masyarakat mempelajari dulu tentang geothermal, apa, bagaimana, dimana, siapa, mengapa, dan kapan.

‎”Di Kuningan mungkin banyak SDM yang memahami ini, maka alangkah bagusnya jika banyak organisasi, perguruan tinggi, akademisi, dan pemerintah duduk bareng menyelenggarakan diskusi dan kajian ilmiah seputar geothermal, hal ini juga sebagai upaya membedah dan memberikan pemahaman mendalam secara holistik manfaat dan resiko adanya geothermal ini,” ujarnya.

Dari setiap forum-forum diskusi itu, masih kata Direktur Jamparing, bisa melahirkan beberapa rekomendasinya untuk pemerintah, sehingga aspirasi itu memiliki dasar kajian ilmiahnya.

‎”Jika aspirasi disampaikan dalam bentuk demo-demo saja tentu ini riskan ditunggangi kepentingan politik atau pihak lain yang hanya sebatas ingin menciptakan kegaduhan semata,” terangnya.

‎Ia menegaskan, geothermal itu tahapannya panjang dan lama, tidak semudah yang dibayangkan, energi panas bumi ada banyak manfaatnya dan juga ada resikonya.

“Ini jelas membutuhkan kajian yang tuntas hingga semua pihak memahami jika nanti keputusannya seperti apa,” pungkas Topic. (eki)