Kecewa Dengan Pelayanan PDAM Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Kami sebagai masyarakat dan pelanggan setia PDAM, pada kesempatan ini ingin menyampaikan kekecewaan kami terhadap pelayanan yang diberikan PDAM. Kronologis ceritanya adalah pada 18 Januari 2019 kami melakukan pembayaran rekening sebesar Rp169.300,- (poto terlampir). Kemudian bulan berikutnya pada tanggal 15 Februari 2019 saya melakukan pembayaran sebesar Rp358.000. Semua pembayaran saya serahkan kepada … Baca Selengkapnya

Cerpen: Sesak

Oleh : El-huda Tak pernah aku sesesak ini. Melihat dua mempelai terpajang di singgasananya. Berdua menyalami tamu dengan ramah tamah. Banyak orang sengaja datang, lalu bergantian meminta foto pada raja dan ratu sehari. Bukan. Bukan karena aku cemburu padamu. Itu hanya irisan kecil dari kekecewaanku padamu. Kekecewaan pada janji yang kita buat berdua. Kekecewaan pada … Baca Selengkapnya

Meraih PNS Dengan Tahajud

KUNINGAN (MASS) – Menjadi PNS adalah impian hampir setiap orang. Selain karena masa depannya menjajinkan dan dijamin, status sosialnya juga jadi terangkat. Dulu, untuk dapat meraih status PNS dilakukan dengan berbagai cara. Ada yang karena dekat dengan pejabat, ada yang karena tambal sulam dan tidak sedikit dengan menggunakan “tarif” tertentu. Yang pasti kental sekali dengan … Baca Selengkapnya

Sejarah Samar Pesik Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Kuningan memiliki sejarah panjang nan rumit yang terkait dengan sepakbola. Pesik Kuningan adalah satu-satnya klub sepak bola yang ada di Kuningan yang berkiprah di kompetisi tingkat regional Jawa Barat maupun di tingkat nasional. Sampai saat ini, tanggal berdirinya Pesik kuningan tidak ada yang tahu pasti. Ada yang mengatakan sekitar tahun 1933-an, ada … Baca Selengkapnya

Bagaimana Dengan yang Tidak Punya 3D (Deukeut, Duit, Dulur)?

KUNINGAN (MASS)- Sebenarnya saya sudah lama ingin menulis unek-unek yang ada dipikiran. Namun, saya ragu apakah tulisan saya ini akan membuat banyak orang tersadarkan karena bukan saya yang selalu memikirkan hal ini. Tapi banyak orang dan mereka pun sudah beribu kali menyapaikan. Namun, tetap sama hasilnya. Namun pikiran itu saya buang jauh-juah karena dari pada … Baca Selengkapnya

Islam dan Peradaban Modern Barat: Refleksi Perjuangan Nabi Muhammad SAW

KUNINGAN (MASS) – Dapat dilihat bahwa perkembangan peradaban dunia modern saat ini didominasi oleh pola pikir barat, yang didalamnya baik itu sistem ekonomi, sosial, maupun budaya, semuanya berkembang atas nama barat, sehingga diskursus yang dibawa oleh barat yaitu menafikan peran agama pada umumnya dan islam sendiri pada khususnya, seolah-olah peran islam dalam pembangunan modern ini … Baca Selengkapnya

DPRD dan Nasib RAPBD Tahun Anggaran 2020

KUNINGAN (MASS) – Menarik rasanya membaca pemberitaan media online kuninganmass.com pada tanggal 30 Oktober 2019 lalu yang bertajuk ”50 Anggota Dewan Terancam Tak Digaji Selama 6 Bulan”. Hal ini berawal dari belum terbentuknya pansus dan alat kelengkapan dewan pada DPRD kabupaten Kuningan yang diperlukan guna pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2020. Untuk pembahasan RAPBD ini memang … Baca Selengkapnya

Sekilas tentang Dependensi dalam Diskursus Confession on Economical Hitman

KUNINGAN (MASS) – Seorang yang terkenal dengan buku Confession on Economical Hitman, ialah John Perkins. Ia menulis pada sekitar tahun 1982, dengan awal judulnya yaitu “suara hati seorang Economic Hit Man”. Korelasi teori dependensi dapat kita lacak dalam buku tersebut, karena sebagai contoh, apa yang telah dia lakukan terhadap Panama dan Ekuador. Lalu apa yang … Baca Selengkapnya

Menyoal Indikator Kuningan Maju Berbasis Desa Tahun 2023

KUNINGAN (MASS) – Sudah hampir 1 tahun pasangan AR menjabat, mamun belum ada sama sekali gebrakan program yang sinkron menurut publik tentang indikator pencapaian visi Kuningan Maju. Dasar dari visi Kuningan Maju Berbasis Desa tahun 2023 belum jelas langkah-langkah nyatanya atau indikatornya. Jadi apakah ada program perluasan lahan sawah, atau ada produk bibit unggulan petani … Baca Selengkapnya

Terpaksa, Dipaksa, dan Memaksakan Diri

KUNINGAN (MASS)-  Kata-kata ini seringkali penulis dengar dari Abah (beliau adalah orang tua yang “dipikolot” di lingkungan sekitar rumahnya). Kata-kata yang simple tapi sarat makna. Seringkali beliau mengajukan pertanyaan ke tamu yang datang dengan tiga kata tersebut. “Cing Abah rek nanya, ari didinya nyalonkeun kuwu teh kapaksa, dipaksa atawa maksakeun maneh?”. Dan ini membuat yang … Baca Selengkapnya