KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam beberapa hari terakhir menjalankan agenda kedinasan di Jakarta, salah satunya melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR.
Bupati menuturkan, dalam pertemuan tersebut dirinya diterima langsung oleh Menteri PUPR untuk kedua kalinya guna menyampaikan sejumlah tindak lanjut program strategis di Kabupaten Kuningan.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah optimalisasi Waduk Kuningan yang dinilai belum maksimal meski telah beroperasi hampir empat tahun. Ia menyampaikan terkait SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) yang bertujuan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar waduk.
“Pak Menteri merespon karena saya menyampaikan intinya sudah ada untuk sarana infrastrukturnya,” ujar Bupati Dian, Senin (23/2/2026) usai melantik Direktur PDAU.
Selain air bersih, Bupati juga menyoroti jaringan irigasi dari Waduk Kuningan yang dinilai belum tertata dan belum sepenuhnya terbangun. Ia berharap masyarakat di wilayah timur Kuningan dapat menikmati manfaat irigasi yang lebih luas.
Bupati juga membahas persoalan persampahan yang saat ini dinilai sudah memasuki tahap mengkhawatirkan. Ia menyebut, kondisi tempat pembuangan sampah di Kuningan sudah hampir overload.
“Saya ingin ada perhatian dari Pemerintah Pusat dan Pak Menteri. Pak Menteri merespon dan akan menugaskan stafnya untuk memetakan persoalan sampah. Saya ingin stap by stap (secara bertahap),” ungkapnya.
Dalam pertemuan itu, Bupati juga membahas rencana lanjutan pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan yang akan dikoneksikan dengan Jalan Lingkar Timur Utara yang saat ini sudah difungsikan.
Ia menjelaskan, koneksibilitas kedua ruas jalan tersebut diharapkan mampu mengurangi kemacetan di pusat kota, khususnya bagi kendaraan yang melintas menuju Ciamis tanpa harus masuk ke dalam kota.
Selain itu, jalur itu juga akan melewati sejumlah kawasan strategis sentra ketahanan pangan.
“Saya sudah menyiapkan progresnya. Kita sudah menyiapkan pembebasan lahan dan mudah-mudahan Pak Menteri merespon dengan menganggarkan untuk jalan lingkar timur selatan, ini memang cukup besar,” tuturnya.
Sementara itu, mengenai SP3 PAM Kuningan oleh BBWS pada pertemuan tersebut tidak dibahas secara rinci kata Bupati. Menurutnya Menteri PUPR memberikan perhatian terhadap kesehatan kinerja PDAM (PAM) sebagai salah satu BUMD strategis daerah.
“Saya tidak membahas lebih detail dengan Pak Menteri, tapi yang pasti Pak Menteri juga memiliki perhatian besar, PDAM supaya memberikan manfaat yang tinggi,” pungkasnya. (didin)
















