Bobotoh Asal Bogor Meninggal Dibacok Usai Laga Persib, Polisi Bekuk Pelaku Kurang dari 24 Jam

JABAR (MASS) – Kegembiraan usai menyaksikan kemenangan Persib Bandung berubah menjadi duka bagi dunia sepak bola tanah air. Seorang Bobotoh muda asal Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, bernama Arief Rahman Kusuma (16), merenggang nyawa diduga menjadi korban pembacokan senjata tajam pada Minggu (25/10/2026) malam.

Dalam akun Instagram resmi Humas Polres Bogor Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Sigit Wahyudi, menyebutkan peristiwa tragis yang menimpa pelajar kelas 1 SMA tersebut terjadi di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50/51, tepat di depan Mall Q Square, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Penanganan perkara tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu, tanggal 25 Oktober 2026, di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 51, tepatnya di depan Mall Q Square, Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Saat itu, korban sedang dalam perjalanan pulang usai menonton langsung laga pekan ke-7 Super League 2026/27 antara Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong, yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persib.

“Korban berinisial ARK diketahui merupakan seorang anak yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menonton pertandingan sepak bola,” tambahnya.

Korban sempat ditemukan bersimbah darah di pinggir jalan diduga akibat luka sabetan senjata tajam jenis celurit. Walau sempat dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan emergency, nyawa remaja berusia 16 tahun tersebut tidak berhasil diselamatkan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya melintas menggunakan sepeda motor di sekitar lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, tersangka berinisial MR berusia dewasa berada di lokasi dengan membawa senjata tajam jenis celurit,” jelasnya.

Ia memaparkan pada saat itulah terjadi pembacokan terhadap korban menggunakan celurit dan mengenai bagian tubuh korban. Pelaku kemudian membuang celurit itu ke selokan di lokasi yang tak jauh dari lokasi pembacokan.

“Dalam rangkaian kejadian tersebut, tersangka diduga melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan celurit hingga mengenai bagian punggung. Setelah melakukan aksinya, tersangka membuang celurit ke selokan,” tambahnya.

Setelah itu korban kemudian terjatuh dan ditemukan tergeletak di tengah jalan oleh rekannya. “Berkat kerja keras petugas, informasi dari masyarakat, serta didukung dengan bukti-bukti lainnya, dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam sejak kejadian, tersangka berhasil diamankan di wilayah Kaum Pandak, Karadenan, Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (raqib)