Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

BEM Unisa Tuding Lamban Soal P2L, Kejaksaan Jawab Begini

KUNINGAN (MASS) – BEM Unisa melalui Staf Mendagrinya Alif Alvinas mempertanyakan kerja Kejaksaan Negri Kuningan perihal kasus P2L Diskatan dengan jumlah nilai mencapai 1,75 M. Alif, mempertanyakan sudah sejauh mana penyidikan yang dilakukan Kejari.

“BEM Unisa menduga adanya pungutan liar dalam penyaluran bantuan provinsi untuk program P2L dengan total bantuan senilai rp 1, 75 miliar yang dibagikan kepada 35 kelompok petani,” sebutnya, Senin (7/2/2022) kemarin.

Dikatakannya, bantuan tersebut memang masuk ke rekening kelompok. Akan tetapi, lanjut Alif, dalam pembelian barangnya bukan dibeli oleh kelompoknya langsung melainkan dikelola oleh dinas itu sendiri.

“Dan itu merupakan tindak pemerasan atau pungutan liar yang tidak diketahui oleh para kelompok tani, jika dihitung barang – barang yang sudah dibeli itu totalnya kurang dari Rp50 juta,” tuturnya.

Semestinya, masih kata Alif, tugas dinas itu hanya sebagai lembaga yang mengawasi dan membina saja bukan sebagai eksekusi bahkan sampai ikut campur untuk mengelola uang bantuan provinsi tersebut.

“BEM Unisa kembali mempertanyakan sudah sejauh mana penyidikan yang dilakukan oleh Kejari dalam mengusut kasus tersebut,” ujarnya bertanya.

Menurut Alif, sudah jelas diterangkan dalam peraturan kejaksaan nomor 18 tahun 2020 BAB 1 Ketentuan Umum pasal 2 prinsip dalam peraturan kejaksaan ini adalah a.legalitas, b.transparan, c.proporsional, d.efektivitas, dan e.akuntabel.

“Apakah Kejari di Kuningan ini sudah memenuhi 5 poin tersebut ?” ujarnya.

Dengan kinerja Kejari yang lamban dan terlalu bertele-tele, lanjutnya, menimbulkan dugaan bahwa Kejari ini menerima “potongan kue”. Maka, kata Alif, yang terjadi nantinya adalah kasus ini akan hilang dari peredaran bagai angin lalu.

“Dan yang dikhawatirkan akan terjadi hal-hal serupa kedepannya,” imbuhnya lagi.

Alif kemudian mengutip Peraturan Jaksa Agung Rpublik Indonesia nomor: PER-036/A/JA/09/2011 Bagian 4 jangka waktu SPDP dan penelitian berkas perkara pasal 12 poin 1.

Di dalamnya, diterangkan Alif apabila dalam 30 hari sejak diterimanya SPDP penyidik belum menyampaikan hasil penyidikan, Penuntut Umum meminta perkembangan hasil penyidikan kepada penyidik.

“Sudah lebih dari 30 hari kasus ini masih belum tuntas dan tidak adanya transparansi mengenai kasus ini, lantas berapa lama waktu yang dibutuhkan Kejari dalam menangani kasus ini ? jika ini masih berlanjut maka BEM Unisa akan terus mengawasi kasus ini,” ucapnya.

Adapun, pihak Kejaksaan Kuningan melalui Intelnya Aryansa SH yang disampaikan Wawan, membantah hal yang dituduhkan.

“Kami bekerja sesuai prosedur, tidak ada intervensi. Semua berjalan dengan profesional dan proporsional demi keadilan dengan tetap menggunakan hati nurani,” jawabnya dalam konfirmasi tertulis, malam harinya. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kondisi Gedung Kesenian Raksawacana Kabupaten Kuningan dinilai memprihatinkan. Bangunan tersebut tampak kurang terawat, dengan cat dinding yang terlihat sudah lama tidak...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Wilayah Kuningan dan sekitarnya mengalami angin kencang disertai curah hujan yang tak menentu pada Sabtu (24/1/2026). Angin yang bertiup kencang dari...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 26 pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan resmi dilantik. Kegiatan pelantikan berlangsung pagi ini, Minggu...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Pada Sabtu (24/1/2026) hampir seluruh wilayah Kabupaten Kuningan dilanda angin kencang. Cuaca ekstrem yang terjadi sejak pagi hingga malam hari itu...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Kuningan telah mengadakan Musyawarah Komisariat Cabang Luar Biasa (Muskomcablub) III pada Sabtu (24/1/2026) di Aula...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Komunitas Teater Sado kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan penting seni pertunjukan Indonesia melalui pementasan lakon “Ada Mayat Kentut” di...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Hari ini, Sabtu (24/1/2026) malam, listrik di sejumlah wilayah mengalami pemadaman mendadak secara serentak, tanpa pemberitahuan. Tak berselang lama, PLN ULP...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan menggelar retret kesehatan dengan melibatkan Kepala UPTD Puskesmas, Labkesda, dan pengelola gudang Farmasi se-Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebelumnya, Pemerintah Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon menganggap target debit kerjasama air antara PAM Kuningan dengan Indramayu dari mata air...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Cabang Ciawigebang baru saja menggelar rapat koordinasi dengan para kepala RA, MI, MTs dan MA se-Kecamatan...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – DPC Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Kuningan dalam waktu dekat akan memperingati Anniversary PERTUNI ke-60. Rencananya, akan digelar beberapa kegiatan pada...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Adanya aduan masyarakat tentang gangguan hama pada tanaman padi, direspon cepat oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan yang...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Dunia pendidikan Indonesia saat ini tengah menghadapi paradoks kesejahteraan yang tajam. Di tengah upaya transformasi birokrasi, muncul anomali sosiologis terkait stratifikasi...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Buniasih bersama Karang Taruna Dusun 01 Buniaga baru saja menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis malam...

Olahraga

BANDUNG (MASS) – Belakangan mencuat rumor mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, akan bergabung dengan tim kesayangan Viking,Persib Bandung. Informasi ini menjadi topik...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Survei Manajemen System di Terminal Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung untuk mengamati dan mengevaluasi kinerja yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan pada Kamis (22/1/2026)...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Polres Kuningan melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) tengah melakukan penyelidikan terkait pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air di kawasan Taman...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pasca diisukan adanya salah satu aparat desa yang terlibat di perusahaan pengolahan air illegal di Ciremai, Kepala Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Setelah muncul di konten KDM, kekeringan di Desa Cikalahang Kecamatan Dukupuntang jadi sorotan serius. Muncul anggapan bahwa kekeringan itu, karena airnya...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Status pegawai penyuluh pertanian kini tak lagi ada di daerah, tapi langsung ditarik ke Kementerian Pertanian. Alih status kepegawaian ini, bukan...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE, mengungkapkan pihaknya akan memanggil Direktur Utama PDAM Ukas Suharfaputra, untuk dimintai penjelasan terkait isu...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lengkong, Kecamatan Garawangi pada Rabu (21/1/2026). Kecelakaan ini melibatkan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh dua...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pertanian di Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Wahyu Hidayah, mendorong masyarakat untuk kembali menggunakan...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sekarang ini pendaftaran untuk pemeriksaan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dapat dilakukan secara online...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebagai upaya membasmi serangan hama dan penyakit tanaman padi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan secara serentak di 7...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...