KUNINGAN (MASS) – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di wilayah Kodim 0615/Kuningan yang dimulai sejak 1 April 2026 terus menunjukkan progres. Hingga Jumat (1/5/2026), proyek yang berlokasi di RT 4 RW 3 Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan tersebut telah mencapai 28,15 persen.
Babinsa Cikubangsari, Kopka Ehon, menyampaikan pembangunan jembatan di Sungai Leuwi Limeng berjalan sesuai rencana.
“Pembangunan di Jembatan Sungai Leuwi Limeng mulai pekerjaan TMT 1 April 2026 dengan lebar sungai 10 meter dan kedalaman air normal 1-3 meter,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Ia menuturkan, jembatan tersebut memiliki panjang 15 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 3 meter, dengan kapasitas tonase mencapai 4,2 ton. Infrastruktur ini nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Penerima manfaat masyarakat sebanyak 2.961 jiwa atau 987 kepala keluarga,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, progres pengadaan material menunjukkan capaian yang cukup tinggi, di antaranya besi 93 persen, pasir 82,6 persen, batu koral 66 persen, batu pecah 100 persen, semen 70 persen, serta begesting kayu triplek 100 persen.
Untuk pekerjaan fisik, beberapa item masih dalam proses. Pemasangan gelagar jembatan dan pembatas jembatan masih 0 persen. Adapun pengerjaan lantai beton jembatan dan rambatan jalan telah mencapai 84 persen, dengan rincian pembesian 92 persen, begesting 100 persen, dan pengecoran beton 60 persen. Pengerjaan peninggian TPT mencapai 40 persen, terdiri dari pasangan batu 80 persen dan plesteran serta acian 0 persen.
Secara keseluruhan, progres pekerjaan dihitung dari tujuh item utama dengan hasil 28,15 persen. Proyek ini melibatkan 6 personel TNI, 2 tenaga konsultan, dan 10 orang masyarakat.
“Situasi di daerah pembangunan jembatan aman dan terkendali,” pungkas Kopka Ehon. (didin)