Maghrib Mengaji, Sudah Optimalkah?

SUBANG (MASS) – Berdasar intruksi Gubernur Jabar perihal Maghrib mengaji, dan sinerginya dengan program pemerintah daerah (pemda) Kuningan yang bertajuk GEMAR (Gerakan Masyarakat Maghrib ) Mengaji, yang melarang terutama anak anak berkeliaran selepas maghrib sampai isya, agar dikhususkan untuk mengaji dalam kenyataannya belum merata. Beberapa daerah masih belum berjalan optimal namun daerah lainya sudah berjalan … Baca Selengkapnya

Tes Urine Rp350 ribu, Jangan Ada Oknum yang Mengambil Manfaat!

KUNINGAN (MASS) – Adanya pungutan terhadap para calon kades dengan angka yang fantastis, disorot oleh Direktur Merah Putih Institute, Boy Sandi Kartanegara. Dia meminta agar jangan ada oknum yang mengambil manfaat sesaat dari proses pilkades serentak. Khususnya dalam tes narkoba dengan biaya Rp350 ribu, Boy tidak menanggapi murah atau mahalnya. “Soal murah atau mahal itu … Baca Selengkapnya

Seberapa Pancasilais Generasi Millennial Kuningan?

KUNINGAN (MASS) – Jika tanggal 1 juni disebut sebagai hari lahirnya pancasila yang didasari dari momen dicetuskannya dasar-dasar falsafah Negara oleh Bung Karno, maka tanggal 1 Oktober terkenal sebagai hari kesaktian pancasila, hal ini dikarenakan berdekatan dengan peristiwa G-30S/PKI yang pada saat itu mencoba menghilangkan eksistensi pancasila di bumi pertiwi. Setelah sekian lama pertentangan ideologi … Baca Selengkapnya

Ayoo, Hari Minggu Ikut Trabas untuk Pembangunan Masjid

SUBANG (MASS) – Ada yang berbeda dari kegiatan Trabas yang digagas anak-anak muda Dusun Puhun Desa Subang Kecamatan Subang. Kegiatan yang akan dilaksanakan Minggu (6/10/2019) lusa tersebut dinamai BAKSOS TRABON’s . Trabas ini bukan trabas biasa. Karena keuntungan kegiatan akan disumbangkan untuk pembangunan Masjid Al-Huda. Maman Rukmana, panitia penyelenggara mengaku kegiatan itu dilandasi kepedulian anak-anak … Baca Selengkapnya

Syarat dari Pengadilan untuk Calon Kades Hanya Rp10 Ribu

KUNINGAN (MASS) – Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Kuningan untuk para calon kades hanya Rp10 ribu. Lantaran PN mesti mengeluarkan 2 surat, maka total biaya yang harus ditanggung cakades sebesar Rp20 ribu. “Ada 2 buah akta atau suket yang kami keluarkan kaitan dengan pilkades ini. Yaitu suket tidak pernah dipidana dan suket tidak … Baca Selengkapnya

UU Pesantren disahkan, Begini Tanggapan Kyai dan Santri

SUBANG (MASS) – RUU Pesantren sudah ditetapkan 24 September lalu, pada rapat paripurna DPR RI periode 2014-2019. Dan penetapan UU pesantren sendiri berjalan mulus. Dan dalam UU tersebut, terdapat beberapa point yang membuat keberadaan pesantren akan berbeda secara legalitasnya. Setidaknya dalam UU tersebut, terdapat beberapa point yang khusus berlaku bagi pesantren sebagai lembaga pendidikan, Ijazahnya … Baca Selengkapnya

Laporan Kasus Pengeroyokan Pegawai Disporapar Dalam Proses

KUNINGAN (MASS) – Kasus penyeroyokan pegawai Disporapar saat turnamen sepak bola antar instansi, sedang dalam proses. Namun kuninganmass.com belum dapat mengetahui keterangan detilnya. Saat ditemui awak media, anggota unit Harda Reserse Kriminal Polres Kuningan, Briptu Ahmad Maulana hanya memberikan informasi bahwa kasus penganiyaan tersebut, sudah masuk laporannya. “Laporan dengan nama korban Endang Kusnandar sudah masuk, … Baca Selengkapnya

Soal Pungutan Rp350 Ribu, Kepala DPMD Mengaku Tak Tahu-menahu

KUNINGAN (MASS) – Selaku instansi yang masuk kepanitian Pilkades serentak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan tidak tahu menahu soal pungutan kepada para calon kades. Ini ditegaskan Drs Deniawan MSi kala dikonfirmasi kuninganmass.com, Jumat (4/10/2019). Menurutnya, DPMD tidak pernah mengeluarkan kebijakan bagaimana caranya si calon kades itu mendapatkan sebuah berkas yang jadi persyaratan. … Baca Selengkapnya

Tour de Rutilahu Dirasakan Manfaatnya

KUNINGAN (MASS) – Event Tour de Rutilahu etape 1 sukses digelar. Rumah warga miskin asal Desa Kasturi Kecamatan Kuningan berhasil direnovasi dari hasil swadaya masyarakat. Mulai dari tenaga hingga biaya seluruhnya adalah hasil partisipasi masyarakat tanpa bantuan anggaran pemerintah. Atap rumah Rumiah yang ambruk dan kayu yang keropos kini sudah diganti seluruhnya. Temboknya kini sudah … Baca Selengkapnya