Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Government

Ali Mochtar Ngabalin Hadir di Acara Forum Komunikasi PLKB Indonesia

KUNINGAN (MASS)- Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH memberikan sambutan dalam Kegiatan Saresehan Nasional Forum Komunikasi PLKB Indonesia di Hotel Pepabri Kuningan, Rabu (2/9/2020).

Acara ini terasa spesial karena dihadiri Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Selain itu juga  Kepala BKKBN Republik Indonesia yang diwakili oleh Deputi Advin H Nofrizal SPMA.

Lalu, Kepala DPPKBP3A Kuningan Trisman Supriatna MPd, pengurus Forum Komunikasi PLKB Indonesia, dan PLKB non PNS perwakilan dari 15 Provinsi.

Panitia Pelaksana Tovan Apriansah mengatakan,  FKPLKB se-Indonesia mengadakan kegiatan bakti sosial peduli kasih.

“Pelaksanaannya dilaksnaakan pada Selasa 1 September di Desa Linggarjati, Babakan Jati, dan Sampora,” ujar Tovan.

Ia menyebutkan, baksos itu memberikan 50 paket sembako kepada lansia dan keluarga stunting.  Untuk sumber anggaran kegiatan bakti sosial dan sarasehan nasional FKPLKB berasal dari sumbangan sukarela PLKB PNS yang tergabung di dalam Forum Komunikasi PLKB Indonesia.

Alasan Kabupaten Kuningan dipilih sebagai tempat acara saresehan karena merupakan salah satu tempat bersejarah bagi kedaulatan RI yaitu terselenggaranya Perundingan Linggarjati antara Indonesia dengan Belanda.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Tujuan dari Perundingan Linggarjati adalah tentang pengakuan wilayah Jawa, Sumatera dan Madura,” tambahnya.

Hasilnya Belanda mengakui wilayah yang diinginkan oleh Indonesia. Perundingan ini dilaksanakan di Istana Merdeka 15 November 1946 dan ditandatangi secara sah oleh kedua negara pada 25 maret 1947.

“Saya berharap sejarah dapat terulang kembali dengan Forum Lembaga Komunikasi Indonesia mendapat pengakuan dari pemerintah tentang kejelasan status yang jelas dengan data yang tertera di forum PLKB Indonesia” ujarnya.

Sementara dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua FKPLKB, Ni Ketut Adriyani, PLKB Indonesia mengajak seluruh pihak dan stakeholder terkait untuk bersama-sama menyampaikan telaah atau mengkaji PP no 17 tahun 2020, Perpres No 38 tahun 2020 untuk menjadi bahan pertimbangan menuju keniscayaan kepastian kerja PLKB non PNS di Indonesia.

Sementara itu, pada kesempatan ini Bupati Kuningan menyampaikan, melalui sarasehan yang hadir di tengah-tengah perwakilan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, harapannya akan menjadi sebuah rekomendasi dalam melahirkan kebijakan-kebijakan selanjutnya.

Dan untuk menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Ketua FKPLKB, Acep berharap  harapan-harapan yang tercurahkan di pertemuan ini dapat tercapai dan terwujud. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS)- Ketika Kabupaten Kuningan dinyatakan zona merah semua kaget terutama mereka pelaku usaha dan warga. Mereka wajar shock karena baru tanggal 23 Februari...

Government

KUNINGAN (MASS)- Dari data terbaru Pikobar Jabar, ternyata Kabupaten Kuningan masuk zona merah . Dari peta resiko covid-19 di Jabar hingga 23 Februari 2021...

Headline

KUNINGAN (MASS)- Insiden warga Blok Ciasem Kelurahan Purwawinangun Kecamatan Kuningan yang mengamuk kepada salah satu terduga pelaku pencabulan yang ada di wilayahnya, menjadi kabar...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Duda yang berinisial AH (36) yang mencabuli anak pacarnya mengaku, bukan sekali mencabuli anak dibawah umur. Namun tiga kali. “Saya sudah...

Advertisement