Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politik

Adu Visi Misi Calon Bupati Kuningan, Antara EMAS, MELESAT Atau JEMBAR

KUNINGAN (MASS) – Kuningan EMAS, Kuningan MELESAT, dan Kuningan JEMBARĀ  jadi tagline visi dan dari tiga (3) pasangan calon Bupati – Wakil Bupati Kuningan yang berkontestasi di Pilkada 2024.

Kuningan EMAS merupakan tagline dari Visi Yanuar Prihatin – H Udin Kusnaedi. Sementara Kuningan MELESAT merupakan slogan Visi yang diusung Dian Rahmat – Tuti Andriani. Dan Kuningan JEMBAR milik Ridho-Kamdan.

Hal itu tertuang dalam pengumuman yang disampaikan KPU Kuningan untuk tanggapan masukan warga, (14/9/2024). Meski belum ada nomor urut, tiga pasangan calon sudah memamerkan tagline visi berikut misinya.

Pertama, pasangan calon yang diusung PKB, PAN dan PBB, Yanuar Prihatin M Si – H Udin Kusnaedi SE M Si. Keduanya mengusing visi Menuju Kuningan EMAS akronim dari Ekonomi Maju Agamis Sejahtera). Visi itu, ditopang 7 misi turunan yang dijanjikan oleh Yanuar – H Udin. Berikut isinya:

Misi Kuningan EMAS

  1. Mewujudkan Kabupaten Kuningan sebagai kota wisata nasional berbasis seni budaya angklung, pengembangan UMKM, koperasi, ekonomi kreatif dan edukasi religi.
  2. Kuningan unggul dengan cara mendorong dan memfasilitasi pemerintahan desa agar memiliki produk unggulan yang khas, menarik dan sesuai dengan potensi kebutuhan pasar. Kabupaten Kuningan memiliki masterplan pengembangan desa secara utuh dan komprehensif.
  3. Pendidikan maju melalui peningkatan kualitas pendidikan, sarana prasarana pendidikan, akses pendidikan yang lebih merata, serta beasiswa bagi anak didik berprestasi dan kurang mampu, termasuk bea siswa ke universitas/pendidikan tinggi serta diperkuat dengan peningkatan kkesejahteraan tenaga pendidik.
  4. Pemda adaptif, inovatif dan resposif melalui penataan ulang kebijakan pemda kuningan, baik di sektor anggaran daerah, tata laksana manajemen pemerintahan, tata ruang wilayah, pelayanan publik, serta penggalian dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
  5. Mewujudkan Kabupaten Kuningan yang minim pengangguran dengan cara perluasan peluang lapangan kerja melalui penguatan/pengembangan wirausaha dan koperasi, penyaluran tenaga kerja terdidik dan terlatih, kerjasama dengan pemodal/investor, membangun keterkaitan dan kecocokan antara sekolah vokasi/kejuruan dengan dunia usaha/industri, pameran bursa kerja (job fair) secara periodik dan pameran raya tahunan untuk mempromosikan produk unggulan Kabupaten Kuningan.
  6. Mewujudkan Kuningan sehat melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah, jaminan kesehatan khususnya bagi warga kurang mampu dan peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan, penanggulangan stunting dan gizi buruk serta program kesehatan bagi ibu dan anak.
  7. Kuningan Berilmu dengan cara menciptakan kehidupan beragama yang damai, rukun, toleran, dan moderat dengan cara mengembangkan lembaga pendidikan keagamaan membuka diri sebagai pusat pendidikan yang bercorak wisata religi dan memiliki manfaat ekonomis yang tinggi, peningkatan sarana prasarana pendidikan keagamaan, kesejahteraan tenaga pengajar dan pemeliharaan situs keagamaan yang ada.

Kedua, pasangan calon yang diusung koalisi gemuk, KIM-plus mulai dari Gerindra, Golkar, NasDem,PKS, PSI, Partai Buruh dan Partai Ummat. Dian Rahmat – Tuti Andriani mengusung visi Kuningan MELESAT (Maju, Empeworing, Lestari, Agamis, Tangguh). Visinya itu disokong 6 janji Dian-Tuti yang tertuang dalam misi berikut:

Misi Kuningan MELESAT

  1. Percepatan reformasi birokrasi yang berintegritas, dan professional melalui pemerintahan modern dan melayani
  2. Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pariwisata, pertanian, perdagangan dan jasa maju dengan pemanfaatan sumberdaya lokal.
  3. Membangun daya kreasi, inovasi, dan produktivitas masyarakat berbasis pemberdayaan (empowering).
  4. Menjaga komitmen kelestarian sumberdaya alam, daerah tangkapan air dan mengurangi emisi lingkungan.
  5. Penerapan nilai-nilai agamis dalam kehidupan berbudaya dan bermasyarakat.
  6. Pembangunan yang tangguh dengan orientasi pada layanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur untuk penguatan ketahan dan modal sosial.

Terakhir, pasangan calon yang diusung PDIP, PPP dan Partai Demokrat. Adalah Ridho SUganda – H Kamdan. Keduanya mengusung Visi Menuju Kuningan JEMBAR (MenJadi EMasnya Jawa BARat) ) dengan ditopang 5 misi, isinya sebagai berikut:

Misi Kuningan JEMBAR

  1. Menata dan memperkuat kemampuan fiskal (APBD) daerah sebagai penopang utama pembangunan daerah.
  2. Meningkatkan tata kelola pemerintahan melalui percepatan reformasi birokrasi daerah yang berintegritas, amanah yang berwawasan teknologi dan berorientasi melayani rakyat.
  3. Meningkatkan kualitas SDM dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat berbasis peningkatan mutu kesehatan dan pendidikan serta peningkatan produktifitas ekonomi rakyat.
  4. Meningkatkan infrastruktur dan produktivitas daerah berbasis pertanian dan pariwisata.
  5. Membangun keunggulan daerah mencapai 10 besar indeks pembangunan manusia (ipm) di Jawa Barat
  6. Memajukan kebudayaan setempat dalam semangat kebhinekaan dan toleransi serta menjaga kelestarian lingkungan hidup warisan leluhur Bangsa Indonesia.

Untuk diketahui, urutan pasangan calon ini disesuaikan dengan waktu pendaftaran ke KPU Kuningan. Belum ada nomor urut resmi untuk ketiga pasangan calon. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam era digital saat ini, anak muda dituntut untuk lebih melek terhadap investasi, terutama di bidang saham, cryptocurrency (krypto), dan forex....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam beberapa waktu terakhir, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sindangagung diterpa isu tidak sedap. Pasalnya, kantor UPK Kecamatan Sindangagung dianggap vakum...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir bandang melanda kawasan Kampus Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Satpol PP Kuningan bersama Relawan Peduli Masyarakat Kuningan (RPMK) melakukan kegiatan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di lingkungan Karangasem, Kelurahan...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Salamah yang kini masih berusia 16 tahun, bersekolah di SMK Karya Nasional Kuningan. Usianya bisa dibilang masih remaja, tapi rasa lapar...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan resmi mendaftarkan diri sebagai partai politik ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kuningan, pada Selasa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menerima kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus, Jumat (6/2/2026). Kehadiran Wamendagri RI tersebut dalam...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah pada Kamis (5/2/2026), pasca pukul mundur Jepang dengan skor 5-3 di semifinal AFC Futsal Asian...

Nasional

MALAYSIA (MASS) – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) terus memperkuat langkah strategis internasionalisasi dengan melakukan kunjungan resmi ke Universiti Putra Malaysia (UPM) dalam rangka...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 80 pejabat administrator Eselon III A di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengikuti Retret Peningkatan Kapasitas Manajerial, Penguatan Integritas, dan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) bersama Perum BULOG memperkuat sinergi dalam mengamankan penyerapan Gabah Kering Panen...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dari 20 kandidat pimpinan BAZNAS Kuningan, 1 diantaranya dianggap gugur atau mundur, karena tidak hadir dalam Test Kemampuan Dasar (TKD) metode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Turnamen Futsal Liga Fondation 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama 18 hari. Ajang ini diikuti oleh ratusan tim dari berbagai kategori...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harha cabai rawit hijau dan rawit merah terpantau mengalami kenaikan harga per hari ini, Kamis (5/2/2026). Kenaikan harga cabai rawit ini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menyebut tak pernah mengurus ijin pengelolaan air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan Ir I Putu Bagiasna MT, menyebut ada opsi untuk membongkar tutup...

Netizen Mass

“Di Berita: rakyat kita paling bahagiaDi Rumah: Bu, buku tulisku habisLalu ia mengambil tali, tepat saat negara sibuk memoles citra diriā€ Potongan narasi di...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra, menghadiri kegiatan Pasamoan Agung yang digelar di Taman Kota Kuningan, Kamis (5/2/2026). Kehadiran Dicky Chandra...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 186 ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kuningan segera masuk masa pension. Penyerahan SK Pensiun kepada ASN yang mencapai Batas Usia...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi, khususnya ketersediaan pangan dan stabilitas harga, menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Banyak manfaat dari batu yang diambil dari tambang tradisional CIleuleuy. Bahkkan diantaranya untuk program pembangunan dari pemerintah. Hal itulah yang disampaikan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, menyarankan pengurasan kolam keramat Balong Girang Cigugur, pasca mati massalnya ikan dewa. Saran tersebut...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pagi ini, Rabu (4/2/2026) Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang batu di Desa Cileleuy,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menyusul fenomena kematian ikan dewa di kolam keramat Cigugur, Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung Balong Keramat tersebut, Rabu...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Farmasi dan Kesehatan dan Sains (PK IMM FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan baru saja melaksanakan kegiatan...

Netizen Mass

ā€ŽKUNINGAN (MASS) – Tragedi meninggalnya seorang anak kelas 4 sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang diduga mengalami tekanan karena tidak mampu membeli alat...