KUNINGAN (MASS) – Hasil kurang maksimal diraih oleh Pesik Kuningan dalam laga uji coba persiapan menghadapi gelaran kompetisi Liga 3 Nusantara. Skuad Laskar Kuda Ciremai harus ditaklukkan rival lamanya,Pasuruan United di Stadion Sriwaru, Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (4/11/2026) sore pukul 15.30 WIB.
Pertandingan pemanasan ini sengit dilakoni kedua tim guna mematangkan kedalaman komposisi pemain sebelum kick-off resmi Liga 3 Nusantara yang dijadwalkan bergulir pada 13 November mendatang.
Kendati gagal memetik kemenangan di Solo, jajaran manajemen Pesik Kuningan memandang kekalahan ini sebagai bahan pelajaran berharga untuk mengevaluasi kelemahan taktik maupun fisik pemain di lapangan.
Sikap realistis dan semangat pembenahan tersebut ditegaskan oleh manajemen melalui unggahan di akun Instagram resmi klub usai laga usai.
“Hasil hari ini jadi bahan evaluasi, perjalanan masih panjang. Hasil kali ini menunjukkan bahwa Pesik masih punya banyak hal untuk dipelajari, saatnya berbenah memperkuat kekompakan dan terus berkembang menjadi tim yang lebih baik,” tertulis disana.
Kekalahan di laga uji coba ini juga mendapat respons objektif dari pengamat sepak bola lokal asal Kuningan, Wanarong. Wanarong menilai kekalahan dalam masa persiapan merupakan hal yang wajar dan justru menjadi momen krusial bagi jajaran pelatih untuk meramu strategi terbaik.
“Ini masih uji coba, jadi kemungkinan besar ke depan bisa mengambil banyak pelajaran dari uji coba tersebut untuk mematangkan persiapan di Liga 3 nanti,” ujarnya.
Wanarong menambahkan masyarakat dan pendukung Pesik tidak perlu berkecil hati, mengingat materi pemain yang didatangkan musim ini jauh lebih berkualitas dibanding skuad musim sebelumnya.
Ia meyakini dengan waktu jeda yang tersisa, jajaran pelatih mampu memoles kekompakan tim agar siap tampil maksimal saat kompetisi resmi dimulai.
“Yang jelas melihat dari komposisi skuad yang ada, Pesik Kuningan sudah merekrut pemain-pemain yang lebih baik dari yang sebelumnya,” pungkasnya. (raqib)
