KUNINGAN (MASS) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuningan menggelar Training Raya tingkat nasional tahun 2026 yang meliputi Latihan Kader II (LK II), Latihan Khusus Korps HMI-Wati (LKK), dan Senior Corse (SC). Kegiatan ini diikuti sebanyak 66 peserta dari berbagai daerah.
Training Raya tahun ini mengusung tema “Membentuk Kader HMI yang Transformatif dan Visioner dalam Realitas Grassroots untuk Meneguhkan Intelektualitas Kepemimpinan Menuju Terwujudnya Tatanan Masyarakat yang Berkeadilan.”
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani SH MKN, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Elon Carlan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Presidium KAHMI Kuningan.
Ketua Pelaksana Training Raya, Nanang Yudiana, menyampaikan total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 66 orang dengan pembagian tiga jenjang pelatihan.
“Jumlah peserta sebanyak 66 orang, terdiri dari 47 peserta Latihan Kader II atau LK II, 9 peserta Senior Course (SC), dan 10 peserta Latihan Khusus Korps HMI-Wati (LKK),” tutur Nanang.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kuningan, M Naufal Haris, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti Training Raya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian pelatihan secara maksimal serta menjadikan kesempatan tersebut sebagai ruang untuk memperkuat kapasitas intelektual, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai kader HMI.
Naufal juga mengingatkan proses perkaderan bukan sekadar kegiatan formal untuk memperoleh predikat kelulusan, melainkan perjalanan membangun karakter, solidaritas, dan kemampuan kader dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kader HMI harus mampu membawa misi dan memberikan kontribusi nyata setelah kembali ke daerah atau cabang masing-masing. Proses pelatihan diharapkan dapat melahirkan kader yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat kebersamaan, membangun hubungan kekeluargaan, serta memanfaatkan kesempatan Training Raya sebagai momentum memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas diri.
“Saya harap, tolong ikuti kegiatan semaksimal mungkin. Semangat dalam pelaksanaan,” pungkasnya. (didin)
