KUNINGAN (MASS) – Empat jabatan eselon 2 di lingkup Pemkab Kuningan segera kosong. Kepala BKPSDM Kuningan Beni Prihayatno, Kepala PUTR I Putu Bagiasna, Kepala Bappenda Laksono Dwi Putranto, dan Kepala DLH Kuningan Usep Sumirat segera memasuki masa pensiun.
Keempat pejabat tinggi Pemkab Kuningan itu, menerima SK Pemberhentian dan Pelepasan Calon Purna Bhakti ASN dari Pemkab Kuningan bersama ratusan pegawai ASN lainnya, yang sama-sama akan pensiun dalam rentan waktu Januari hingga Maret 2026, Kamis (5/11/2026) siang tadi di aula BKPSM Kuningan.
Kepala BKPSDM Beni Prihayatno, yang juga termasuk menerima SK untuk pensiun dalam waktu dekat, mengamini bahwa rotasi mutasi yang ada di depan mata, masih diurusnya, termasuk pengisian 4 jabatan eselon 2 yang sudah kosong. Namun hingga saat ini, ia belum menyebut persis kapan rotasi mutasi akan segera digelar.
“Belum masih proses, kan masih ini dulu. Kan Disdukcapil (proses Ujikomnya harus) ke Kemendagri, Inspektorat juga sama ke Irjen (sama -sama melibatkan Pemerintah Pusat),” kata Beni.
Ia mengamini, untuk pengisian dua jabatan eselon 2 lainnya memang tak perlu melibatkan Pusat secara langsung. Pengisiannya cukup menggunakan Manajemen Talenta, syaratnya memenuhi kotak 7 hingga 9. Dan kandidatnya juga cukup banyak.
“Menunggu darisana (Pemerintah Pusat),” jawab Beni sambil mengisyaratkan pengisian jabatan eselon 2 lainnya, menunggu dua posisi tersebut dapat keputusan dari Pusat, agar pengisian dilakukan sekaligus.
Dalam wawancara, Beni ditanya apakah dengan ratusan ASN yang pensiun ini akan terjadi kekurangan pegawai, hingga harus membuka CPNS/P3K baru, Beni menjawab Kuningan masih moratorium pengangkatan pegawai. Meski begitu, jika 2027 mendatang APBD-nya kembali bagus, harapannya CPNS akan dibuka kembali.
“(Setelah pensiun mau kemana pak?) Saya mau fokus ngurus keluarga ngasuh incu nyari usaha ceceran, kan kalo di rumah terus mancing penyakit. (Akan terjun Politik?) Belum kepikiran, mau menikmati waktu bersama keluarga, yang penting tidak vakum,” kata Beni, sambil menjawab nasib Korpri dan PSSI yang akan dirempuknya bersama pengurus, jika ia pensiun nanti. (eki)
