KUNINGAN (MASS) – Seorang warga Desa Cilebak Kecamatan Cilebak, dikabarkan meninggal dunia saat memanjat pohon, pada Kamis (24/9/2026) siang kemarin.
Warga tersebut adalah Sapna. Informasinya ia meninggal dunia saat hendak mengambil kayu pohon kerlang, kabarnya untuk kolecer. Pohon tersebut tak jauh dari area pemakaman setempat.
Informasi tersebut cukup ramai diperbincangkan warga sekitar, karena kejadian dianggap “tidak biasa” meninggal dunia saat panjat pohon.
Saat kejadian, warga setempat juga sebenarnya tengah berduka bahkan tengah menggali kubur untuk tetangga almarhum yang juga meninggal dunia di waktu berdekatan, eyang bihi.
Kabar tersebut belakangan dikonformasi oleh perangkat Desa Cilebak, Kadus Abdul Ahmad. Meski begitu, ia mengaku sebenarnya tidak mengetahui persis bagaimana kronologi kejadian.
Namun, dari informasi yang diterimanya, Kadus menyebut almarhum sebenarnya baru saja ikut bergantian menggali kubur untuk tetangganya. Namun ia pulang terlebih dahulu.
Saat hendak pulang, almarhum ternyata naik pohon. Kabarnya mau mengambil kayu untuk tikolecereun. Saat di pohon itulah ia meninggal dunia.
Ia menduga, salah satu kaki almarhum sempat terpeleset tapi tertahan di pohon. Ia dan perangkat desa lainnya mendengar kabar tersebut setelah menshalatkan eyang bihi.
“Abdi ngobrol sareng pegawai di Puskes, minimal saminggu dua minggu sekali sok daparios jantung (sempet ngobrol dengan petugas Puskesmas, katanya yang bersangkutan memang rutin periksa, riwayat penyakit jantung),” kata Kadus.
Riwayat penyakit jantug, kata Kadus berdasar informasi yang diterimanya, bermula diketahui setelah almarhum jatuh dari motor. Kadus menduga, aktivitas menggali, lanjut memanjat pohon itulah yang membuat almarhum kelelahan berlebih. (eki)
