KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Maleber, menyambut positif rencana bantuan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk penataan alun-alun desa.
Kepala Desa Dukuh Tengah, Dodi Wahyudi, mengaku telah mengetahui bahwa desanya menjadi salah satu lokasi yang mendapat persetujuan program penataan ruang publik tersebut. “Udah ada informasi,” ujar Dodi saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).
Meski demikian, Dodi menyebut hingga saat ini belum ada informasi mengenai kapan program penataan tersebut mulai dilaksanakan.
Dodi juga mengaku senang dengan adanya bantuan anggaran tersebut. Menurutnya, dukungan anggaran sekitar Rp 300 juta tentu menjadi hal positif bagi desa untuk melakukan penataan kawasan alun-alun.
“Oh tentu,” ujarnya saat ditanya mengenai responsnya terhadap bantuan itu.
Namun, Dodi mengatakan pihak desa sejauh ini belum memiliki gambaran mengenai bentuk penataan yang nantinya akan dilakukan di kawasan alun-alun.
Menurut Dodi, alun-alun Desa Dukuh Tengah saat ini sudah cukup ramai dimanfaatkan masyarakat. Aktivitas warga juga turut diikuti dengan keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Rame. UMKM ada sih,” tuturnya.
Program penataan ruang publik tersebut sebelumnya disampaikan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna. Program itu diarahkan untuk menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman di sekitar balai desa, antara lain melalui penyediaan penerangan dan tempat duduk.
Penataan itu juga diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan desa, tetapi juga menghidupkan aktivitas masyarakat pada malam hari sekaligus membuka peluang berkembangnya kegiatan UMKM.
Putu menyebutkan, anggaran yang disiapkan sekitar Rp 300 juta untuk setiap lokasi dan tidak menggunakan tambahan anggaran dari pemerintah desa.
Dari rencana awal sebanyak 25 desa, sejauh ini baru tiga lokasi yang mendapatkan persetujuan, yakni Alun-Alun Desa Padamulya Kecamatan Maleber, Alun-Alun Desa Dukuh Tengah, serta Alun-Alun Kelurahan Cigugur. (didin)