Kebakaran Hebat Hanguskan Kebun Bambu Seluas 1.400 Meter Persegi di Kasturi

KUNINGAN(MASS) – Kebakaran hebat melanda kebun bambu di Kampung Manis, Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan, Senin (3/8/2026) petang. Api menghanguskan lahan seluas sekitar 1.400 meter persegi sebelum berhasil dipadamkan petugas.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 18.02 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 18.09 WIB dan tiba sekitar pukul 18.16 WIB.

“Sebanyak lima personel Regu 3 diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB atau kurang lebih satu jam setelah proses penanganan dilakukan,” tuturnya dalam laporan.

Api pertama kali diketahui warga sesaat setelah waktu Magrib. Saat itu kobaran api sudah membesar sehingga dikhawatirkan merambat ke permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi.

Melihat kondisi tersebut, seorang warga bernama Aqib segera menghubungi Call Center UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan pemadaman.

Petugas Damkar bersama aparat desa dan warga setempat kemudian berjibaku memadamkan api agar tidak meluas. Berkat kerja sama tersebut, kebakaran berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 18.02 WIB dan langsung menerjunkan personel ke lokasi. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam sehingga tidak sampai merambat ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi,” ujar Andri.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan kebun bambu milik H. Kamad dan H. Oban. Salah satu sisi lokasi kebakaran berbatasan langsung dengan rumah warga sehingga proses pemadaman dilakukan secepat mungkin untuk mencegah api meluas.

Andri juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di musim kemarau. Ia meminta warga menghindari pembakaran sampah di area terbuka dan segera menghubungi petugas Damkar apabila menemukan kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Kami menghimbau warga untuk tidak membakar sampah sembarangan dan di area yang rawan, terbuka yang berpotensi jadi kebakaran,” pungkasnya. (raqib)