KUNINGAN(MASS) – Batik Ciprat menjadi salah satu produk UMKM yang menarik perhatian dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Kuningan. Produk yang dipamerkan pada kegiatan yang digelar di GOR Ewangga, Rabu (29/7/2026).
Peringatan Hari Koperasi tahun ini menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan UMKM lokal kepada masyarakat. Salah satunya adalah Batik Ciprat yang memiliki nilai sosial sekaligus nilai ekonomi.
Batik Ciprat merupakan hasil karya UMKM yang berlokasi di Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi. Produk ini diproduksi di Graha Berdaya dengan melibatkan warga penyandang disabilitas mental dan intelektual sebagai pengrajin.
Setiap lembar kain dibuat menggunakan teknik ciprat, sehingga menghasilkan motif yang unik dan berbeda. Tidak ada motif yang benar-benar sama, sehingga setiap produk memiliki ciri khas tersendiri.
Salah satu pegiat literasi Kuningan, Vera Verawati, mengatakan Batik Ciprat bukan sekadar produk kerajinan, tetapi juga menjadi simbol pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, karya tersebut membuktikan penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk berkualitas jika diberikan ruang dan pendampingan yang tepat.
“Batik Ciprat ini merupakan salah satu karya tangan UMKM di Kabupaten Kuningan yang diproduksi di Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, tepatnya di Graha Berdaya. Yang membuatnya istimewa, batik ini merupakan hasil karya kreatif warga penyandang disabilitas mental dan intelektual binaan setempat,” ujarnya.
Melalui pameran Hari Koperasi ke-79, Batik Ciprat diharapkan semakin dikenal masyarakat luas. Selain mendukung perkembangan UMKM lokal, kehadirannya juga menjadi bukti bahwa ekonomi kerakyatan dapat tumbuh melalui semangat inklusif dan pemberdayaan.
“Saya yakin kedepan Batik Ciprat mampu menembus pasar yang lebih luas serta menjadi salah satu ikon produk unggulan Kuningan. Dukungan masyarakat untuk produk lokal ini penting agar para pelaku UMKM dan penyandang disabilitas terus berkarya dan mandiri secara ekonomi,” pungkasnya. (raqib)