Bongkar Taktik Lolos Seleksi Kerja, Founder Promptifa Latih Mahasiswa UBHI Gunakan AI

KUNINGAN (MASS) – Disrupsi teknologi membuat persaingan di pasar tenaga kerja kian kompetitif. Merespons hal tersebut, ratusan mahasiswa tingkat akhir Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) Kuningan dilatih untuk menjadikan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai “asisten” dalam mencari kerja.

Pelatihan strategi mutakhir ini diberikan langsung oleh pakar AI sekaligus Founder Promptifa, Firdaus Eka Fadla, dalam ajang Bootcamp “CDC ASCEND 1” yang digelar oleh Career Development Center (CDC) UBHI pada Senin-Selasa (6–7/7/2026) kemarin.

Dalam pemaparannya yang bertajuk “Cara Cepat Siap Kerja di Era Digital dan AI”, Firdaus membongkar paradigma lama yang kerap membuat lulusan baru (fresh graduate) gagal di tahap awal rekrutmen. Ia menekankan bahwa persiapan kerja konvensional kini tidak lagi cukup.

“Peserta tidak hanya diberikan paparan teoretis, melainkan diajarkan taktik praktis tentang bagaimana menjadikan AI sebagai asisten personal untuk mengakselerasi peluang penerimaan kerja,” ujar Firdaus dalam sesi tersebut.

Melalui metodologi dari Promptifa, Firdaus melatih para mahasiswa memanfaatkan AI generatif untuk merancang Curriculum Vitae (CV) yang ramah terhadap mesin Applicant Tracking System (ATS). Selain itu, mahasiswa juga diajak melakukan simulasi wawancara kerja cerdas hingga memetakan keahlian klinis agar relevan dengan kebutuhan industri kesehatan digital.

Langkah UBHI menggandeng Promptifa ini sejalan dengan visi kampus untuk mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga tangkas beradaptasi dengan teknologi mutakhir.

Signifikansi penguasaan teknologi dalam dunia kerja ini tidak hanya disadari pihak kampus, tetapi juga mendapat sorotan dari pemerintah daerah. Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan yang turut hadir, memberikan gambaran makro mengenai lanskap ketenagakerjaan yang kini mulai didominasi oleh otomatisasi.

Selain literasi AI dari Promptifa, bootcamp gratis ber-SKP ini juga memberikan pembekalan multidisiplin lain, mulai dari penguasaan bahasa, pembentukan mental profesional, hingga resiliensi karier. Melalui program ini, UBHI menargetkan lahirnya talenta progresif yang siap mendominasi pasar kerja di era Kecerdasan Buatan. (eki/AD)