KUNINGAN (MASS) – Kondisi ruas jalan rusak di berbagai wilayah Kuningan hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat. Menyikapi hal tersebut, salah satu mahasiswa UNISA Kuningan, Muhamad Jalalludin, menindaklanjuti sekaligus menagih realisasi janji Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Kuningan agar segera melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh, dengan menyoroti salah satu ruas yang hingga kini masih membutuhkan penanganan, yakni jalan Kertawangunan – Taraju.
Menurutnya, meski di beberapa titik ruas Kertawangunan – Taraju telah dilakukan penambalan sebagai upaya sementara oleh pemerintah desa, penanganan tersebut belum menjadi solusi. Pasalnya, penambalan hanya dilakukan di sebagian kecil ruas jalan, sementara sebagian besar jalur tersebut masih mengalami kerusakan dan belum mendapatkan perbaikan secara menyeluruh.
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik yang sempat dilakukan penambalan hanya berada di beberapa lokasi, termasuk titik yang sempat direkam dalam video. Sementara itu, ruas jalan lainnya masih dipenuhi lubang dan permukaan jalan yang rusak sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Kami mengapresiasi langkah pemerintah desa yang telah melakukan penambalan sementara. Namun, harapan kami DPUTR Kabupaten Kuningan dapat segera merealisasikan perbaikan secara menyeluruh menggunakan hotmix, bukan hanya tambal sulam di beberapa titik. Ruas Kertawangunan – Taraju hanyalah salah satu contoh. Masih ada sejumlah jalan rusak lain di Kabupaten Kuningan yang juga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah,” ujar Jalalludin kepada kuninganmass.com Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, perbaikan permanen dibutuhkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Ia berharap DPUTR tidak hanya melakukan penanganan sementara, tetapi juga merealisasikan pembangunan jalan yang lebih berkualitas dan tahan lama melalui pengaspalan hotmix sesuai kebutuhan di lapangan.
“Agar aman dan nyaman ya jangan penanganan yang sementara, harus yang berkualitas dan tahan lama di hotmix,” paparnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Kuningan, Teddy Bisma, menyampaikan ruas jalan Kertawangunan – Taraju masuk dalam agenda pemeliharaan pada bulan Juli 2026. Atas dasar itu, Jalalludin berharap DPUTR segera memberikan kepastian mengenai realisasi pekerjaan di lapangan.
“Kemarin kan di berita janji aka nada realisasi di bulan Juli ini, y aini harus segera direalisasikan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari perbaikan yang telah dijanjikan, baik di ruas Kertawangunan – Taraju maupun di ruas-ruas jalan rusak lainnya,” pungkasnya. (raqib)