KUNINGAN (MASS) – Panen Raya Buah Naga Kuning digelar di Sangkanika Edugarden, Eatery & Wellness, Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Minggu (5/7/2026).
Panen raya ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor pertanian, pariwisata, pendidikan, ekonomi kreatif, seni, dan budaya dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Melalui konsep edugarden, Sangkanika menghadirkan pertanian sebagai ruang belajar, ruang ekonomi, sekaligus ruang kebudayaan yang dekat dengan masyarakat.
Selain menjadi destinasi wisata, kebun buah naga di Sangkanika juga difungsikan sebagai sarana edukasi pertanian. Pengunjung, dapat mempelajari secara langsung proses budidaya pertanian sekaligus melihat peluang pengembangan ekonomi berbasis hasil pertanian.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, didampingi sang istri. Bupati mengapresiasi hadirnya wisata edukasi pertanian yang dinilai mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Hari ini kita berbahagia bisa memanen buah naga kuning di Sangkanika. Di kawasan Sangkanurip semakin lengkap, ada hotel, pemandian air panas, dan wisata petik buah naga kuning,” ujarnya.
Menurut Dian, buah naga kuning memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan buah naga merah. Selain memiliki rasa yang lebih manis, buah tersebut juga memiliki nilai jual lebih tinggi serta kandungan gizi yang lebih baik.
“(Buah naga kuning) mengandung kadar antioksidan, kandungan airnya juga lebih tinggi dan yang tidak kalah penting ini tekstur dagingnya lebih kenyal di banding yang merah,” tuturnya
Ia pun mendorong para petani, khususnya generasi muda dan kalangan milenial, untuk mulai melirik budidaya buah naga kuning sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
“Saya merekomendasikan kepada para petani, terutama anak-anak muda, bahwa bertani buah naga kuning ini prespektif, harganya cukup tinggi dan dalam setahun dapat dipanen tiga hingga empat kali. Mudah-mudahan ini dapat menginspirasi petani lain untuk,” pungkasnya. (didin)