Jemaah Haji Meninggal Dunia di Arab Saudi, Ahli Waris Berhak Terima Asuransi

KUNINGAN (MASS) – Seorang jemaah haji asal Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Kloter 8 KJT meninggal dunia di Arab Saudi setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Jeddah.

Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kuningan, H Ahmad Fauzi, menjelaskan kondisi kesehatan jemaah tersebut sempat kritis dan tidak sadarkan diri akibat penyakit yang kambuh sehingga harus menjalani operasi.

“Awalnya memang koma dan tidak sadar. Di pertengahan sempat sadar, tetapi komunikasinya hanya melalui isyarat. Namun, berdasarkan informasi dari PPIH Arab Saudi, yang bersangkutan meninggal dunia pada pukul 16.00 waktu Arab Saudi,” ujar Ahmad Fauzi, usai penyambutan jemaah haji kloter 39 KJT di KIC Kuningan, Senin (29/6/2026).

Ia mengatakan, sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, penyakit yang diderita jemaah tersebut tidak terdeteksi dalam pemeriksaan kesehatan. Namun, saat berada di Arab Saudi penyakitnya kambuh hingga mengharuskannya menjalani tindakan operasi.

Ahmad Fauzi menambahkan, almarhum sebelumnya telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazah telah dimakamkan di Arab Saudi sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.

Kemenhaj, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan keluarga selama proses perawatan hingga kabar duka diterima. Setiap perkembangan kondisi kesehatan almarhum, termasuk dokumentasi yang diterima dari petugas di Arab Saudi, selalu disampaikan kepada keluarga.

“Tadi pagi saya sudah bertakziah ke rumah duka. Alhamdulillah keluarga menerima, ini merupakan takdir Allah SWT. katanya.

Terkait hak jemaah yang meninggal dunia, Ahmad Fauzi memastikan ahli waris akan memperoleh santunan asuransi. Dana asuransi tersebut nantinya akan ditransfer ke rekening atas nama almarhum dan proses pencairannya akan diurus oleh ahli waris.

“Ada asuransi, Insyaallah ada asuransi Langsung ke rekening almarhum diurus oleh alih warisnya. ( Besaran asuransinya) biasanya beragam-beragam. Meninggal di Saudi berapa? Meninggal di pesawat berapa? Terus pas turun juga nanti Berapa? ada ketentuannya saya kurang paham terkait asuransi, nanti bisa cross check ke bagian asuransinya,” jelasnya.

Jemaah haji asal Kuningan yang meninggal dunia pada Minggu 28 Juli 2026 adalah Hj Nursih Sumiarsih asal Desa Cikadu, Kecamatan Nusaherang. Almarhum adalah jemaah yang tergabung dalam kloter 8 KJT. (didin)