Kuliah di Kuningan, Mahasiswi Kesehatan Raih Sederet Mahkota Prestasi di Dunia Pageant, Retno: Jangan Takut Bermimpi Besar!

JABAR (MASS) – Kiprah generasi muda yang mampu menyeimbangkan antara kewajiban akademik dan prestasi di luar kampus selalu menarik untuk disimak dan menjadi contoh untuk sesamanya. Salah satunya datang dari seorang mahasiswi asal Bekasi bernama Retno Cahya Purwaningsih.

Gadis berusia 21 tahun ini merupakan seorang mahasiswi yang saat ini tengah menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan. Di sela-sela kesibukan kuliahnya yang padat, Retno aktif menyalurkan hobinya dalam seni menari, keterampilan berbicara di depan umum (public speaking), serta gemar memproduksi konten digital yang edukatif.

“Alhamdulillah saya masih berkuliah di bidang Kesehatan, selebihnya menghabiskan waktu buat menari, belajar public speaking, membuat konten inspiratif, serta mencoba berbagai hal baru yang positif,” tuturnya saat diwawancara kuninganmass.com Sabtu (30/5/2026).

Prestasi mentereng yang berhasil disabetnya antara lain adalah gelar Miss Hijab Jawa Barat Influencer 2025 dan menjadi pemenang utama dalam ajang Nusantara Hijab Hunt 2025. Sementara di lingkungan kampusnya sendiri, Retno juga dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Duta Fakultas Ilmu Kesehatan 2025.

“Di tahun kemarin si saya mendaopat beberpa gelar di dunia pageant, ada Miss Hijab Jawa Barat Influencer 2025, Winner Nusantara Hijab Hunt 2025 dan Duta Fakultas Ilmu Kesehatan 2025,” paparnya.

Saat ini, Retno mengaku sedang menyelesaikan studi kesehatannya dengan baik agar segera lulus. Namun di waktu bersamaan, ia juga tetap sibuk mengelola waktunya sebagai pembuat konten aktif (content creator) serta memenuhi undangan sebagai pembicara di berbagai forum kepemudaan.

“Lagi fokus menyelesaikan pendidikan, sambil aktif mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan sebagai content creator dan sering terlibat dalam kegiatan public speaking, advokasi, serta pemberdayaan perempuan muda,” tandasnya.

Kepada sesama generasi muda, Retno berpesan agar tidak pernah takut untuk bermimpi besar dan mencoba hal-hal baru yang positif di era digital ini. Menurutnya, kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi semata, melainkan dari seberapa besar dampak kebaikan yang bisa ditularkan kepada orang lain.

“Bagi saya, setiap kesempatan bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa terus belajar, bertumbuh, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya. (raqib)