Rela Patungan, Remaja Masjid Jami Baitul Mukhlisin Pilih Berkurban Mandiri

KUNINGAN(MASS) – Momentum Hari Raya Idul Adha yang identik berkurban ini mulai ditanamkan kepada anak remaja yang menolak sekadar menjadi penonton. Ikatan Remaja Masjid Jami Baitul Mukhlisin (IREMA BM) Desa Pangkalan contohnya, yang memilih memotong hewan kurban dari patungan para pengurus.

Aksi yang digerakkan oleh para remaja dan pemuda ini terbilang unik. Pasalnya, hewan kurban yang mereka sembelih tahun ini murni berasal dari uang patungan para anggota remaja masjid, bahkan menabung.

Ketua IREMA BM, M. Iqbal Fayurajman,S Pd menyebutkan gerakan swadaya ini sengaja diinisiasi oleh pengurus IREMA BM untuk melatih jiwa kepedulian sosial dan gotong royong sejak dini. Meskipun mayoritas anggotanya masih berstatus pelajar dan mahasiswa, itu tidak menyurutkan niat mereka untuk patungan membeli hewan kurban.

“Kami ingin membuktikan bahwa qurban itu tidak harus menunggu mapan, tapi tentang niat dan konsistensi. Melalui sistem patungan yang kami sisihkan sejak beberapa bulan lalu, Alhamdulillah tahun ini IREMA BM bisa ikut menyalurkan hewan qurban,” tuturnya kepada kuninganmass.com Rabu (27/5/2026).

Ketua pelaksana kegiatan Gilang Ramana Wahyu menyebutkan aksi ini ingin memberi kesan bahwa berkurban tidak perlu menunggu sampai hidup mapan. Berkat konsistensi menyisihkan uang jajan sejak beberapa bulan lalu, para remaja ini akhirnya mampu mewujudkan niat mulia tersebut.

“Kami ingin membuktikan bahwa qurban itu tidak harus menunggu mapan, tapi tentang niat dan konsistensi. Melalui sistem patungan yang kami sisihkan sejak beberapa bulan lalu, alhamdulillah tahun ini IREMA BM bisa ikut menyalurkan hewan qurban,” tuturnya.

Hasilnya, remaja masjid berhasil mengumpulkan uang untuk membeli satu ekor kambing yang dikurbankan. Pihak panitia pun menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para pemilik usaha dan tokoh masyarakat sekitar yang telah ikut menyumbang.

“Sinergi yang kuat ini berhasil mengumpulkan 1 ekor kambing untuk disembelih dan didistribusikan. Ketua Panitia mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para donator,” tegasnya.

Langkah kreatif dan mandiri para pemuda ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DKM Jami Baitul Mukhlisin, Kurniawan, SE. Ia mengaku bangga dan menilai aksi IREMA BM ini sebagai contoh nyata keberhasilan regenerasi umat yang positif di Desa Pangkalan.

“Kami sangat bangga dengan adik-adik IREMA BM. Di usia yang masih muda, mereka sudah memiliki inisiatif luar biasa untuk mengorganisir qurban secara mandiri, baik lewat patungan maupun menjaring donatur. Ini adalah bukti nyata regenerasi umat yang positif,” ungkapnya. (raqib)