KUNINGAN (MASS) – Organisasi kepemudaan Pelita Intan Muda Kabupaten Kuningan berkolaborasi dengan DT Peduli menggelar kegiatan silaturahmi sosial ke Graha Yatim & Dhuafa (GRAY) Kuningan di Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang berada di bawah pengasuhan yayasan.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mereka menyalurkan paket makanan bergizi siap saji kepada 50 anak yatim dan dhuafa. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh para relawan dan pengurus kepada anak-anak asuh di lingkungan GRAY Kuningan.
Tidak hanya sekadar memberikan bantuan pangan, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional serta memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak agar tetap optimistis dalam menjalani kehidupan dan pendidikan mereka.
Perwakilan Pelita Intan Muda Kabupaten Kuningan, Zeny, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari komitmen generasi muda untuk hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kolaborasi bersama DT Peduli menjadi langkah strategis dalam memperluas manfaat sosial bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.
“Kami bersyukur bisa bersama DT Peduli mengunjungi adik-adik di Graha Yatim & Dhuafa. Kehadiran kami bukan hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri dan selalu mendapat perhatian dari lingkungan sekitar,” ujar Zeny, Minggu (17/5/2026).
Sementara itu, pihak pengelola Graha Yatim & Dhuafa menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh para relawan muda tersebut.
Pengurus GRAY menilai kehadiran Pelita Intan Muda dan DT Peduli membawa suasana baru yang penuh kebahagiaan bagi anak-anak asuh.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan makanan untuk anak asuh kami. Kepedulian ini sangat berarti bagi mereka. Semoga kolaborasi kebaikan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kelancaran pendidikan anak-anak, serta keberkahan bagi para donatur dan relawan yang terlibat.
Sebagai simbol kebersamaan dan kasih sayang, seluruh peserta kegiatan kemudian mengabadikan momen melalui sesi foto bersama dengan membentuk simbol hati menggunakan tangan. (didin)