KUNINGAN (MASS) – Masyarakat di wilayah Kecamatan Ciawigebang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan baru. Dilaporkan ada dua orang pria yang mengaku sebagai staf Kantor Kecamatan Ciawigebang untuk melakukan verifikasi data.
Modus yang digunakan pelaku yaitu mendatangi dan menjalin komunikasi dengan warga untuk alasan verifikasi KTP digital. Dalam aksinya, oknum tersebut meminta informasi mulai dari data keluarga hingga nomor rekening bank milik warga yang didatangi.
Kabar ini sempat memicu kegaduhan di grup kecamatan. Menanggapi keresahan tersebut, Sekretaris Camat (Sekmat) Ciawigebang, Yudi Rickriyanto, SE, menyebutkan hal tersebut sedang ramai di grup kecamatan.
“Malah rame di grup kecamatan, bukan, ngga ada orang ini di Kecamatan Ciawigebang,” tuturnya Minggu (10/5/2026).
Yudi menegaskan kedua orang tersebut dipastikan bukan pegawai ataupun staf resmi Kantor Kecamatan Ciawigebang. Pihak kecamatan meminta masyarakat untuk tidak menggubris jika ada oknum yang menghubungi lewat WhatsApp maupun datang langsung dengan modus serupa. Permintaan data pribadi, terutama yang berkaitan dengan keuangan.
“Kalau ada dua orang ini, baik melalui WA atau bertemu, dan mengaku orang pegawai Kecamatan Ciawigebang, nelpon atau me WA untuk memperivikasi KTP Digital dan meminta data-data, jangan di gubris,” tegasnya. (raqib)