KUNINGAN (MASS) – Buntut insiden pengeroyokan FN (15 tahun), anak berkaos Persib di Caracas Kecamatan Cilimus, pendukung Persib dan Persija di Kuningan diundang datang Polres Kuningan, Senin (11/6/2026) siang.
Mereka diundang oleh Polres Kuningan untuk berdialog terbuka, termasuk membuka informasi perihal insiden yang terjadi Minggu (10/6/2026) malam.
Kasat Reskrim AKP Abdul Aziz SH, Kabag Ops AKP Rasikin dan Kanit Intel memimpin langsung pertemuan. Dihadirkan perwakilan pendukung Persib, pendukung Persija, serta perwakilan korban dengan disaksikan oleh Kodim Kuningan.
Terungkap dalam pertemuan itu, oknum rombongan yang melakukan kekerasan merupakan massa yang datang dari luar daerah. Mereka datang ke Kuningan, ikut nonton bareng di salah satu kedai yang ada di sekitaran Sangkanurip.
Acara nobar berbayar itu diselenggarakan pendukung Persija Kuningan utara. Dikatakan pihak kedai, tiket terjual mencapai 230-an (banyak dari Cirebon, dan jumlah itu di luar panitia).
Dalam pertemuan itu, terungkap juga yang menjadi korban ternyata tak hanya anak 15 tahun asal BTN Caracas saja. Ada juga korban lain yang terluka, hingga kendaraanya rusak.
Diduga, massa dari oknum supporter itu “rese” di beberapa titik tempat, namun yang paling mencolok di Caracas Kecamatan Cilimus, menimpa anak tersebut.
Sayangnya, dalam pertemuan itu, supporter dari Cirebon yang diduga melakukan aksi tersebut tidak datang. Hanya ada supporter Persija asal Kuningan, yang merupakan panitia nobar.
Meski begitu, secara lisan pihaknya mengaku akan bertanggung jawab. Harry Firmansyah, supporter Persija Kuningan yang hadir dalam pertemuan, didesak pendukung Persib mengusut pelaku pemukulan yang merupakan rombongan “tamu” nobar tersebut.
Meski ada perwakilan korban, dalam pertemuan belum diungkap sepenuhnya berapa total korban luka, serta hitungan kerugian materil secara keseluruhan. Perhitungan akan dilakukan belakangan antara korban dan pendukung Persija.
Pertemuan sendiri berlangsung hinga sore hari. Sebelum pertemuan, Polres Kuningan melalui Kasi Humas AKP Moegiono menjamin situasi kala dikonfirmasi buntut insiden semalam. “Alhamdulillah situasi kondusif,” ucapnya. (eki)