Soal Wacana Al-Zaytun Masuk Ciawigebang, 850 SPPT Warga Dikabarkan Dikumpulkan, Incar Lahan Seluas 250 Hektar

KUNINGAN(MASS) – Isu rencana pembangunan cabang Pondok Pesantren Al-Zaytun di wilayah Ciawigebang dan Kalimanggis kini memasuki babak baru. Berdasarkan informasi yang dihimpun Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ciawigebang, pihak luar diduga mulai bergerak mengumpulkan sekitar 850 SPPT milik warga di daerah Kalimanggis Kulon.

Ketua MUI Kecamatan Ciawigebang, H. Muhsin Abdullah, menyebutkan lahan yang diincar untuk proyek tersebut diperkirakan sangat luas, mencapai rentang 100-250 hektar. Luasan lahan fantastis ini direncanakan tersebar di beberapa titik strategis yang mencakup wilayah Kecamatan Ciawigebang dan Kecamatan Kalimanggis.

“Yang saya dengar baru pengumpulan SPPT sekitar ratusan lah ya 850 ini yang kami dengar. Makanya kekhawatiran kami dari teman teman yang bergerak di bidang agama, kontroversi yang selama ini oleh Al-Zaytun itu ya bagi kami ada kekhawatiran seperti ini,” tuturnya saat ditemui kuninganmass.com pasca musyawarah.

Ia menegaskan penolakan ini merupakan langkah antisipasi masyarakat. Rekam jejak Al-Zaytun yang dinilai penuh kontroversi terkait penyalahgunaan syariat menjadi alasan utama keresahan para tokoh agama.

“Tadi saya dengar dengar mau mencari 100, ada lagi yang mau mencari 250 hektar. Ini kabar yang bertolak seperti itu kalau memang itu yang di cari. Tidak menutup kemungkinan yang sekarang Kalimanggis Kulon sudah dikumpulkan SPPT nya, tidak menutup kemungkinan masuk di kecamatan Ciawigebang,” tambahnya.

Musyawarah ini dihadiri oleh sedikitnya 70 kyai dan tokoh masyarakat yang memiliki kesadaran serupa untuk menjaga kondusivitas beragama. Mereka berkomitmen untuk memutus rantai transaksi jual beli tanah yang ditujukan bagi kepentingan kelompok tersebut.

“Jadi dihadiri oleh teman-teman tokoh agama yang lain itu dengan kesadaran. Alhamdulillah dihadiri oleh sekitar 70 para kyai dan tokoh. Kiranya hasil dari musyawarah tadi hasilnya adalah kesepakatan kami menolak kehadiran aktivitas Bapak Panji Gumilang itu dalam bentuk apapun,” pungkasnya. (raqib)