KUNINGAN (MASS) – Rencana pembangunan bioskop di Kabupaten Kuningan yang dijadwalkan mulai awal tahun hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pengerjaan fisik. Kondisi ini memicu pertanyaan publik mengingat proyek tersebut telah dinantikan sejak lama.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, memberikan penjelasan terkait hambatan tersebut usai melantik pejabat di Basecamp Cadas Poleng, Kamis (30/4/2026). Ia menegaskan secara administratif, kerja sama dengan pihak pengembang sebenarnya sudah berjalan.
Dian menyebutkan pihak perusahaan telah melakukan pembayaran sewa lahan kepada pemerintah daerah. Kontrak kerja sama pun sudah masuk ke kas daerah, sehingga secara legalitas pemanfaatan lahan tidak ada kendala.
“Kemarin ada sedikit hambatan mungkin nanti dijelaskan, saya memantau kalau PKS sudah, malah sudah disewa, mungkin dari internal perusahaan. Kemarin mungkin ada prototip, perbaikan gambar,” tuturnya.
Laporan terakhir dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menunjukkan desain terbaru sebenarnya sudah rampung. Dalam rencana tersebut, kawasan bioskop nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas tambahan seperti food court.
“Kalau saya lihat terakhir kemarin dari BPKAD itu desainnya sudah jadi, ada food court bioskop,” tambahnya.
Mengenai operator yang akan mengelola, Bupati menyebutkan nama grup RAM Punjabi, serupa dengan bioskop yang sudah berdiri di Indramayu. Ia juga menepis kabar konsep yang akan dibangun adalah bioskop mini yang kini sedang tren seperti di Alfamart.
“Bukan, bukan itu, setahu saya dari grup RAM Punjabi seperti yang di Indramayu,” pungkasnya. (raqib)