KUNINGAN(MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, memberikan tanggapan terkait kabar yang beredar mengenai rencana pembelian lahan di wilayah Ciawigebang untuk pembangunan cabang Pondok Pesantren Al-Zaytun. Kabar tersebut diakui belum sampai secara resmi ke telinga pimpinan daerah hingga saat ini.
Usai memimpin pelantikan sejumlah pejabat daerah di Basecamp Cadas Poleng, Palutungan, pada Kamis (30/4/2026). Ia menegaskan pemerintah daerah masih terus memantau perkembangan informasi tersebut di lapangan.
Dian juga mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kuningan. Hasilnya, hingga Kamis sore, ia menyatakan belum menerima permohonan izin maupun informasi formal terkait rencana pembangunan tersebut.
“Saya tadi kontak ke Bappeda, mereka juga belum dapat informasi ini, saya belum tahu informasinya dari mana dari Bappeda dari pimpinan belum ada,” ujar Dian di hadapan awak media.
Meski belum ada laporan resmi, Bupati tidak menampik adanya riak di tengah masyarakat. Ia mendengar adanya beberapa warga yang mulai menyuarakan penolakan karena ketidakjelasan peruntukan lahan yang dikabarkan telah dibeli tersebut.
“Cuma mendengar ada beberapa masyarakat yang menolak,” tambahnya.
Dian menyatakan akan segera menindaklanjuti keresahan warga ini dengan menugaskan jajaran terkait. Ia berencana mengumpulkan informasi lebih dalam, termasuk melakukan pengecekan langsung melalui aparat di tingkat wilayah.
“Saya belum bisa memberikan banyak komentar karena memang belum ada informasi yang jelas, saya secepatnya akan saya tugaskan pa sekda mungkin dengan aparat di wilayah untuk mengecek,” pungkasnya. (raqib)