Hidup Sendiri dengan Keterbelakangan Mental, Warga Babakanreuma Gotong Royong Perbaiki Rumah Kemis

SINDANGAGUNG (MASS) – Nasib baik diterima Kemis, warga rt 03 rw 02 dusun wage Desa Babakanreuma Kecamatan Sindangagung, dengan keterbelakangan mental yang kini tinggal sendiri di rumahnya.

Dimotori Haji Udin Bagol, Kadus, RT tokoh masyarakat dan tokoh agama, warga totalitas dan kompak untuk merehab rumah Kemis. Mereka membentuk panitia hingga rehab rumah bisa terlaksana.

Terlebih, lebih membanggakan lagi hadir donatur hamba Alloh yang tidak mau disebutkan namanya memberikan sepenuhnya kebutuhan material selama rehab rumah, sehingga meringankan pak Haji Udin bagol dan kawan-kawan yang tinggal melakukan rehab.

Tidak hanya panitia, serta tenaga kerja yang kompak gotong royong. Warga juga bahkan memberi jamuan makan minum harian warga pun dengan sukarela.

Alhasil dalam tempo seminggu, pengerjaan yang dimulai Senin 13 April 2026 selesai pada Senin 20 April 2026 kemarin. Rumah Kemis sendiri berukuran kurang lebih 5 x 6 meter.

Haji Udin Bagol menjelaskan, sebenarnya rumah Kemis sudah pernah mendapatkan program rutilahu dari desa. Tapi arena keterbelakangan mental dan Kemis punya kebiasaan menggali lubang di dalam rumah sehingga rumahnya cepat kelihatan rusak.

“Allhamdulilah budaya gotong royong di desa masih terjaga sehingga bapak Kemis kembali tersenyum lega,” kata Haji Bagol.

Ia mengaku, kegiatan ini pun mendapat apresiasi bapak Kepala Desa H. Dajat yang meninjau kegiatan serta melaporkan giat ini ke Kecamatan.

Pun demikian, Camat Sindangagaung Devi Ardeni S.STP, M.Si juga mengarahkan dan mengapresiasi gotong royong yang menjadi ciri khas dan budaya di pedesaan untuk tetap dilestarikan dan dijaga. (eki)