Punya Dapur MBG, UM Kuningan Resmikan SPPG Jalaksana 002, Jadi Pusat Gizi dan Pemberdayaan

KUNINGAN (MASS) – Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan secara resmi meluncurkan MBG SPPG Jalaksana 002 yang bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Kuningan pada Senin, (20/4/2026) kemarin.

Kegiatan ini diklaim sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis Muhammadiyah sebagai kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Grand Opening dapur MBG ini dihadiri oleh pimpinan universitas, unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. Apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis Muhammadiyah merupakan wujud nyata komitmen persyarikatan dalam menghadirkan solusi atas persoalan mendasar bangsa, khususnya dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Program ini, kata Rektor, tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga diarahkan pada pembangunan kualitas sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.

Sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kuningan memiliki tanggung jawab moral dan strategis untuk berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.

“Kehadiran SPPG 002 Jalaksana diharapkan menjadi model implementasi yang terintegrasi, tidak hanya sebagai dapur layanan, tetapi juga sebagai pusat penguatan ekosistem gizi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa SPPG 002 Jalaksana dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, antara lain:
Menyediakan layanan makan bergizi gratis bagi siswa/santri, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita;
Mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat;
Menggerakkan ekonomi keumatan melalui pelibatan UMKM dan tenaga kerja lokal;
Serta memperkuat sinergi lintas majelis, lembaga, dan Amal Usaha Muhammadiyah.

Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kekuatan kolaborasi dan integrasi berbagai elemen. Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Kuningan berkomitmen menghadirkan tata kelola SPPG yang profesional, akuntabel, serta berbasis keilmuan.

Keterlibatan dosen dan mahasiswa lintas disiplin, khususnya di bidang kesehatan, gizi, manajemen, dan teknologi, juga didorong agar program ini tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Rektor mengaku, Universitas Muhammadiyah Kuningan turut mengajak seluruh elemen, baik internal Muhammadiyah maupun mitra eksternal, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat luas, untuk bersama-sama bergotong royong menyukseskan program ini sebagai bagian dari ikhtiar membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkemajuan.

Peresmian MBG SPPG Jalaksana 002 secara simbolis melalui prosesi pemotongan pita yang dihadiri oleh unsur pimpinan Muhammadiyah, Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, serta perwakilan pemerintah daerah.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan kebermanfaatan yang luas.

Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya SPPG 002 Jalaksana. Diharapkan, langkah ini menjadi amal jariyah serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. (eki)