KUNINGAN (MASS) – Dinamika pergantian Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Kuningan terus berkembang dan memunculkan berbagai nama yang dinilai layak mengisi posisi strategis tersebut. Di publik, selain munculnya sejumlah nama senior, kini perhatian juga mulai tertuju pada sosok Wawan Romliansah yang ditunjuk oleh pusat sebagai Ketua Fraksi.
Pengamat politik Kuningan, Alif Putra, menilai bahwa meskipun dari sisi pengalaman Wawan Romliansah masih relatif terbatas dibandingkan kandidat lainnya, namun ia memiliki potensi besar untuk berkembang. Menurutnya, sosok Wawan merepresentasikan semangat regenerasi dalam tubuh partai, yang penting untuk menjaga keberlanjutan kepemimpinan ke depan.
“Dalam konteks pengalaman mungkin masih belum terlalu matang, tetapi ruang untuk belajar itu sangat terbuka. Justru ini bisa menjadi momentum pembentukan kepemimpinan baru,” ujar Alif, Selasa (7/4/2026).
Lebih lanjut, Alif menyebut bahwa Wawan memiliki peluang untuk memperkuat kapasitasnya dengan belajar dari figur-figur senior di internal PKS. Salah satu nama yang kerap dikaitkan adalah Etik Widiati, yang disebut memiliki kedekatan secara kekeluargaan dengannya. Kedekatan tersebut dinilai dapat menjadi modal penting dalam proses transfer pengalaman dan pemahaman politik, khususnya dalam menjalankan peran strategis di parlemen.
Selain itu, munculnya nama Wawan Romliansah juga dikaitkan dengan harapan untuk melanjutkan perjuangan politik di daerah pemilihan (dapil) 4. Alif menilai, keberlanjutan representasi di dapil tersebut menjadi penting agar aspirasi masyarakat tetap terjaga dan diperjuangkan secara konsisten.
“Regenerasi itu penting, apalagi jika tetap ada benang merah perjuangan di dapil. Wawan bisa menjadi bagian dari kesinambungan tersebut,” kata Alif.
Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa posisi Ketua Fraksi membutuhkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi politik, serta pemahaman yang kuat terhadap dinamika legislatif. “Oleh karena itu, siapapun yang nantinya ditunjuk oleh DPP PKS diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Hingga saat ini, lanjut Alif yang cukup konsen pada perkembangan PKS, siapa yang akan mengisi jabatan Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Kuningan memang belum diumumkan ke publik. Berbagai nama lain belakangan memang mencuat, termasuk Wawan Romliansah.
“Hal ini menunjukkan bahwa proses ini tidak hanya soal pergantian jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika regenerasi dan arah politik ke depan. Publik pun kini menantikan keputusan final yang diharapkan mampu membawa semangat baru, sekaligus memperkuat peran Fraksi PKS dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Kuningan secara luas,” sebutnya. (eki)
















