KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan mendapatkan kunjungan istimewa dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Jumat sore (3/4/2026). Kunjungan kerja ini difokuskan pada peninjauan sejumlah situs bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan bangsa dan kebudayaan di wilayah kaki Gunung Ciremai.
Agenda kunjungan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB, di mana Fadli Zon tiba di kompleks pemakaman Raja Jacob Ponto. Di sana, menteri melakukan ziarah serta memberikan penghormatan kepada sosok raja asal Manado yang diasingkan dan wafat di Kuningan tersebut. Momen ini menjadi pengingat pentingnya menjaga sejarah tokoh-tokoh besar yang memiliki kaitan erat dengan keragaman sejarah Nusantara.
Usai berziarah, rombongan menteri langsung beranjak menuju Gedung Syahrir yang berlokasi tidak jauh dari kompleks makam. Tiba sekitar menbud langsung melakukan peninjauan fisik bangunan yang memiliki nilai arsitektur dan sejarah yang tinggi. Gedung ini dikenal memiliki kaitan erat dengan tokoh bangsa, Sutan Syahrir, dalam masa-masa perjuangan kemerdekaan.
Di dalam Gedung Syahrir, menteri juga berkesempatan menyaksikan tayangan dokumenter mengenai prasejarah gedung tersebut. Dokumenter ini memaparkan detail sejarah gedung serta bagaimana peran pentingnya di masa lampau.
Tak berhenti di situ, perjalanan berlanjut menuju Museum Linggarjati, sebuah lokasi yang sudah sangat mahsyur di kancah internasional. Peninjauan di Museum Linggarjati ini menjadi agenda pamungkas dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Kuningan.
Selama berada di Museum Linggarjati, Menteri Kebudayaan berkeliling melihat koleksi-koleksi foto dan furnitur yang masih terjaga keasliannya sejak masa Perundingan Linggarjati tahun 1946 silam. Menteri tampak memberikan perhatian khusus pada upaya perawatan bangunan dan upala melestarikan budaya kupada anak muda dengan membuat skema promosi digital.
“Untuk menarik wisatawan nanti Gedung Linggarjati ini akan di Digitalisasi, pakai AI kan sekarang bisa merubah dari gambar jadi bergerak misalnya,” tuturnya. (raqib)
















