KUNINGAN (MASS) – Komandan Kodim (Dandim) 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, melantik 12 personel yang naik pangkat serta melepas 10 personel yang memasuki masa purna tugas, Rabu (1/4/226) di Lapangan Makodim 0615/Kuningan.
Pelantikan ini merupakan rangkaian acara kenaikan pangkat Bintara dan Tamtama periode 1 April 2026 serta wisuda purna tugas militer dan PNS Kodim 0615/Kuningan.
Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar hak, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi, disiplin, dan kinerja prajurit.
“Kenaikan pangkat bukanlah hak semata, tetapi merupakan penghargaan atas dedikasi, disiplin, dan kinerja. Jadikan momentum ini untuk meningkatkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada personel yang memasuki masa purna tugas atas pengabdian dan loyalitas selama berdinas. Dandim berharap pengalaman yang telah dimiliki tetap menjadi teladan di tengah masyarakat.
Selain itu, seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodim Kuningan diinstruksikan untuk terus meningkatkan disiplin dan loyalitas, menjaga nama baik satuan, serta memperkuat soliditas dan sinergitas, baik internal maupun dengan masyarakat.
Adapun 12 personel yang naik pangkat terdiri dari jajaran Bintara dan Tamtama, di antaranya Pelda Sholeh, Pelda Iswanto, Serma Eka Wira Suryawan, Serma San San Primadani, Serka Junaedi, Serka Bagong Santoso, Serka Samsul Fauzi, Serka Rijal Paisal Nasir, Serka Tatang Epredi, Kopka Anjar Mardianto, Koptu Ari Jasanurudin, dan Koptu Zaenudin.
Sementara itu, 10 personel yang memasuki masa purna tugas terdiri dari prajurit dan PNS, yakni Serma Suprio Anggodo, Serka Juju Juhana, Serka Suhendar, Serka Komarudin, Serka Wawan Irawan, Sertu Riandi, Sertu Dede Aliasah, serta PNS Dedi, PNS Dadang Sunandar, dan PNS Hayati.
Dandim mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat maupun yang memasuki masa purna tugas. Ia berharap setiap capaian yang diraih dapat menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi satuan, bangsa, dan negara. (didin)
















