KUNINGAN (MASS) – Jembatan di Dusun Pancabakti, RT 6 RW 3, Desa Padarama, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan dilaporkan ambruk pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menjelaskan peristiwa tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga tengah malam.
“Pada hari Selasa, 17 Maret 2026 hujan terjadi dari pukul 17.00 WIB sampai 00.30 WIB, sehingga anak Sungai Cibuganawa meluap dan menyebabkan tiang pancang jembatan sebagian ambruk,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, tiang pemancang jembatan Cibuganawa mengalami kerusakan dengan ukuran sekitar panjang 4 meter, tinggi 7 meter, dan lebar 4 meter. Kondisi tersebut membuat sebagian badan jembatan terancam runtuh dan mengganggu akses utama warga Dusun Pancabakti.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material cukup signifikan karena struktur penyangga jembatan mengalami kerusakan, dan akses jalan warga sempat terganggu.
Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Kuningan bersama aparat desa langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, serta Dinas Pekerjaan Umum. Tim assessment juga telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kajian cepat.
Selain itu, aparat desa bersama masyarakat setempat bergotong royong memasang jembatan darurat berbahan bambu agar tetap bisa dilalui kendaraan roda dua (KR2).
Saat ini, akses jalan sudah kembali bisa digunakan, meskipun warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas.
BPBD mencatat kebutuhan mendesak di lokasi meliputi karung serta perbaikan permanen jembatan. Ke depan, penanganan lanjutan akan terus dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan pihak terkait lainnya.
“Penanganan darurat sudah dilakukan, dan langkah selanjutnya akan dikoordinasikan bersama berbagai pihak,” pungkasnya. (didin)












