KUNINGAN (MASS) – Menggandeng BEM kampus-kampus Kuningan mulai dari Unisa, UM Kuningan dan UBHI, Komunitas Waroeng Rakyat menyebar pesan kemanusiaan di jalanan.
Pesan kemanusiaan yang diusung Waroeng Rakyat adalah mendesak semua pihak untuk menghentikan perang. Seperti diketahui, saat ini eskalasi global terus memanas.
Perang antar negara terjadi di berbagai belahan dunia, terutama kawasan Timur Tengah. Dimana teranyar, konflik Iran Israel pecah hingga terjadi saling serang dengan rudal.
Pesan kemanusiaan ini dilakukan Waroeng Rakyat dengan cara orasi di stage pertokoan Siliwangi, sembari membagi-bagikan ratusan paket takjil.

Nampak sejumlah warga Kuningan berkumpul, melihat acara yang diselingi musik, orasi, serta memunggu takjil yang dibagikan.
Total sekitar 500 paket takjil dibagikan Waroeng Rakyat kepada masyarakat. Tidak sampai 15 menit ratusan paket itu ludes diserbu warga yang berebut paket takjil menjelang maghrib.
Ketua pelaksana kegiatan, Anggi Alamsyah, dalam orasinya mengajak refleksi diri, mengingat kembali apa yang kini terjadi di Timur Tengah. “Stop perang! Kemanusiaan di atas segalanya,” pesannya tegas.
“Kami mengambil sikap dan kawan kawan semua, sesungguhnya peperangan hanya akan menimbulkan dampak negatif yang cukup luas. Alangkah lebih baiknya jika kita lebih mengutamakan kedamaian dan perdamaian,” imbuhnya lagi.
Selain Anggi, orasi demi orasi perdamaian juga disampaikan perwakilan BEM kampus yang hadir dan terlibat dalam acara tersebut. (eki)

















