KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan gejolak perang global, terutama yang terjadi antara Iran dan Israel, telah berdampak signifikan terhadap stabilitas harga bahan pangan dan komoditas pupuk di daerah. Hal ini disampaikan dalam wawancara dengan Kuninganmass.com usai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, pada Rabu (4/3/2026).
Bupati Dian menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak gejolak perang ini. Ia menyebutkan hal ini menjadi perhatian pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah. “Ya pasti lah, secara langsung atau tidak langsung berpengaruh,” tuturnya.
Dian juga mengingatkan pernyataan Presiden yang menyampaikan perlunya mitigasi terhadap dampak perang ini. “Saya lihat kemarin Pak Presiden sudah menyampaikan ada semacam kewaspadaan mitigasi lah, ancang ancang karena dampak perang ini pasti berpengaruh terhadap ekonomi global, nasional maupun daerah,” tuturnya.
Ia mengkhawatirkan dampak dari perang yang berkepanjangan akan menambah tekanan bagi ekonomi lokal. Mengacu pada kejadian perang sebelumnya juga yang terjadi antara rusia dengan ukraina.
“Mungkin waktunya tidak saat sekarang, tapi saya yakin ini akan berpengaruh, apalagi kalau perangnya berkelanjutan. Seperti perang Ukraina, Rusia juga kan berpengaruh juga ke daerah,” tambahnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Bupati adalah komoditas pupuk yang masih sangat bergantung pada bahan baku dari luar negeri.
“Bagaimana akhirnya pupuk juga waktu itu Secara tidak langsung ke kita juga. Akhirnya daerah repot. Saya kira perang hari ini global itu akan terpengaruh,” pungkasnya. (raqib)

















