KUNINGAN (MASS) – Menjelang buka puasa, umat islam termasuk masyarakat di Kuningan kini biasa berburu makanan atau dalam istilah kekinian War Takjil dan Sahur. Salah satunya, di sekitar Pasar Ancaran yang menyediakan berbagai pilihan aneka gorengan dan nasi uduk serta nasi kuning yang mulai di jajakan pukul 16.00 hingga 04.00 WIB.
Pemilik dagangan Juhena menjajakan aneka gorengan seperti bala-bala, aci goreng, tempe goreng, dan pisang goreng. Semua gorengan ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp1.000 per biji.
“Alhamdulillah, ada aja yang dateng rame kalo sore sampe malam, harganya juga murah, ini gorengan 1000 an aja,” ungkap Juhena saat ditemui Kuninganmass.com beberapa waktu lalu.
Selain gorengan, Juhena juga menjual nasi uduk dan nasi kuning yang harganya sangat ramah di kantong, yakni Rp2.500 per bungkus. Dengan harga sebegitu, masyarakat dari berbagai kalangan dapat menikmati hidangan lezat ini tanpa harus khawatir menguras kantong.
“Nasi uduknya 2.500,- sama nasi kuning juga segitu, kalau telur yang bumbu balado itu 5000 kalau yang telor dadar itu 2500,” tambahnya.
Juhena menjalankan usaha ini bersama cucu perempuannya yang membantu menyiapkan dagangan. Ia terlibat dalam proses memotong tempe dan pisang yang akan di goreng Juhena. “Iya ini cucu ngebantu aja alhamdulillah rajin,” tambahnya.
Trend War Takjil dan Sahur di UMKM ini memberikan alternatif bagi masyarakat untuk berbuka puasa dengan hidangan yang ringan, enak namun tetap terjangkau. (raqib)
















