KUNINGAN (MASS) – Setelah dua tahun terhenti, seleksi Pemuda Pelopor Kabupaten Kuningan akhirnya akan dilaksanakan kembali tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda, Pariwisata, dan Olahraga Kabupaten Kuningan Yan Sanjaya, yang baru saja dimutasi ke jabatan tersebut.
Kala diwawancara beberapa waktu lalu, Yan mengaku kaget saat mengetahui beberapa program penting, termasuk seleksi Pemuda Pelopor, tidak berjalan aktif. Padahal, program ini seharusnya menjadi jembatan bagi generasi muda Kuningan untuk berpartisipasi dalam jenjang selanjutnya di tingkat provinsi.
“Iya insyaallah di tahun ini akan diadakan kembali yah, program program yang memang ada jenjang kelanjutannya ke Provinsi,” tuturnya saat ditemui di ruangannya.
Pentingnya program Pemuda Pelopor tidak dapat dipandang sebelah mata, karena ini adalah salah satu cara untuk menemukan dan mengembangkan pemuda berpotensi yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Ini penting karena ada programnya di provinsi, kalau kita tidak mengirimkan ya nanti pandangan mereka terhadap Kuningan berati ngga ada pemudanya,” tambahnya.
Ia menambahkan rencana untuk melaksanakan seleksi akan dibahas lebih lanjut setelah lebaran. Kembalinya seleksi ini diharapkan dapat membangkitkan semangat generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
“Secepatnya akan kita diskusikan dengan berbagai pihak terkait, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, untuk memastikan program ini dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Dengan melibatkan proses seleksi yang ketat, Kuningan bisa lebih mengenal potensi yang dimiliki oleh anak-anak muda di desa dan kecamatan masing-masing. Ia juga menekankan perlu adanya koordinasi yang baik antara semua pihak, termasuk pemerintah desa dan kecamatan, untuk mensukseskan program ini.
“Harapan kita, melalui Pemuda Pelopor, kita bisa melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap membawa perubahan,” pungkasnya. (raqib)

















