KUNINGAN (MASS) – Pemanggilan Direktur PDAM Kuningan, Ukas Suharfaputra, yang dikabarkan Selasa (27/1/2026), nampaknya mengalami penundaan. Ini setelah empat pimpinan dewan menggelar rapat pimpinan (rapim) Senin (26/1/2026) sore.
Dari rapim tersebut disepakati DPRD secara kelembagaan hendak mengumpulkan data/keterangan/fakta terlebih dulu. Seperti yang dijelaskan salah seorang Wakil Ketua Dewan, H Dwi Basyuni Natsir kala dikonfirmasi Kuningan Mass.
“Pimpinan akan mendalami dan melengkapi data dulu kang. Baik dengan komisi atau stakeholder terkait. Sehingga kita ada data yang akurat dan utuh tentang permasalahan ini. Termasuk yang dari luar Kuningan seperti Cirebon dan Indramayu. Baru setelah itu ketemu dengan Direktur PDAM, Insyaallah,” terang Dwi.
Kendati begitu, dirinya membantah jika langkah tersebut merupakan upaya pengambilalihan persoalan yang seharusnya garapan komisi 2. “Tetap dengan komisi terkait,” tandas politisi PKS tersebut.
Penjelasan seirama diutarakan Wakil Ketua DPRD, Saw Tresna Septiani. Sebagai koordinator komisi 2 dirinya dengan tegas mengatakan, undangan kepada pucuk pimpinan PDAM tak akan dilangsungkan Selasa besok.
“Belum ada jadwal (undangan direktur PDAM, red). Rencananya pimpinan akan mengundang komisi 2 terlebih dulu. Kita lagi mencari jadwal yang pas dalam minggu ini,” ungkap politisi Partai Golkar tersebut.
Selain mereka berdua, Kuningan Mass awalnya meminta keterangan langsung dari Ketua DPRD, Nuzul Rachdy. Namun politisi PDIP ini belum merespon, tidak seperti awal mengeluarkan statement. (deden)







