KUNINGAN (MASS) – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Kuningan telah mengadakan Musyawarah Komisariat Cabang Luar Biasa (Muskomcablub) III pada Sabtu (24/1/2026) di Aula Paroki Maria Putri Murni Cisantana.
Muskomcablub kali ini mengusung tema “Konsolidasi Peran Kader Pemuda Katolik Kabupaten Kuningan Dalam Membangun Kabupaten Kuningan Menuju Indonesia Emas 2045”. Dihadiri oleh berbagai tamu penting termasuk Pastor Moderator Komcab Kabupaten Kuningan serta ketua dari beberapa Komcab di daerah lain.
Pastor Moderator Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Kuningan, Pastor Andreas Dedi, membuka acara dengan memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengajak semua kader untuk memulai inisiatif kecil yang bermanfaat bagi gereja dan negara.
“Mari kita bekerja sama demi kebaikan bersama dan bermanfaat bagi gereja dan negara,” tegasnya.
Pada acara tersebut, Ketua Komda Jawa Barat Alfian Syukur, memberikan dorongan untuk pengurus baru agar memiliki etos kerja yang baik. Ia menekankan pentingnya kegiatan organisasi yang memberi dampak positif di masyarakat.
“Bimbingan Roh Kudus sangat penting dalam setiap tindakan kita yang tentunya berorientasi terhadap dampak yang dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum Muskomcablub III, Agustinus Andi Arizona terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Kuningan untuk periode 2026–2029.
Arizona, dalam sambutannya berkomitmen untuk memperkuat kaderisasi serta soliditas internal organisasi. Ia menekankan Pemuda Katolik harus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan gereja serta siap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan keberagaman.
“Pemuda Katolik Kabupaten Kuningan merupakan bagian dari organisasi nasional yang berfungsi sebagai wadah kaderisasi dan pengembangan generasi muda Katolik,” tandasnya.
Ia menegaskan harus aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan politik, dan program kemasyarakatan yang bertujuan mencetak kader yang solutif dan inklusif.
“Saya berharap keberadaan Pemuda Katolik di Kabupaten Kuningan bisa menjawab tantangan sosial dan mendukung pemerintah serta gereja dalam mempromosikan nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya. (raqib)











