KUNINGAN (MASS) – BMKG memperkirakan musim hujan di Ciayumajakuning akan berlanjut hingga awal Mei. Seperti diketahui, dalam beberapa waktu belakangan cuaca di Kabupaten Kuningan mengalami perubahan yang cukup drastis. Intensitas cahaya matahari yang minim membuat suhu udara cenderung lebih dingin.
Terkadang, cuaca di Kuningan mengalami kondisi yang sangat tidak menentu dimana saat pagi dan siang hari terasa panas, namun sore menjelang malam mendatangkan hujan. Perubahan cuaca yang tiba-tiba tersebut membuat masyarakat bingung dalam merencanakan aktivitas sehari-hari.
Kepala Sta. Met.YuliantoII Kertajati – Majalengka FIKRI SUSETIO, ST, melalui prakirawan BMKG Kertajati Tri Yulianto menjelaskan kondisi cuaca terkini di wilayah Ciayumajakuning.
“Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Ciayumajakuning umumnya berawan hingga hujan ringan. Tutupan awan yang tebal menyebabkan penyinaran matahari berkurang,” ungkapnya saat diwawancara Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan kondisi ini menjadikan suhu udara relatif menurun, sehingga udara yang dirasakan cenderung lebih dingin daripada biasanya.
“Faktor dinamika atmosfer seperti adanya pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Barat meningkatkan suplai uap air, yang mendukung pembentukan awan-awan hujan,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, dari pantauan pihaknya, kelembapan udara di wilayah Jawa Barat juga cukup tinggi dan menjadi salah satu penyebab intensitas hujan di wilayah Ciayumajakuning.
Mengenai prediksi cuaca ke depannya, BMKG memperkirakan musim hujan di Kuningan akan berlanjut hingga awal Mei. Masyarakat diharapkan untuk tetap bersiap menghadapi hujan, terutama bagi mereka yang memerlukan aktivitas di luar ruangan.
“Musim hujan akan berlanjut sampai awal Mei nanti, update informasi lebih lanjut akan diberikan oleh BMKG jika terdapat gangguan atmosfer yang berdampak pada maju mundurnya awal prakiraan Musim Kemarau di Indonesia,” pungkasnya. (raqib)










