KUNINGAN (MASS) – Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, memaparkan sejumlah program strategis nasional yang menjadi fokus perhatian korps teritorial dalam rangka mendukung pertahanan negara dan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Letkol Hafda saat menggelar silaturahmi bersama insan pers di Kabupaten Kuningan, Kamis (9/1/2026) siang. Pada pertemuan itu, Dandim menjelaskan peran utama Kodim dalam pembinaan teritorial yang melibatkan tokoh pemuda, kelompok binaan, serta seluruh pemangku kepentingan daerah.
Menurutnya, pembinaan teritorial tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga menyentuh sektor ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui pengawalan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai sebagai program strategis berbasis desa.
“Pengawasan terhadap Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya tugas formal, tetapi amanah moral yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Letkol Hafda.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor dalam pembinaan teritorial juga diarahkan untuk mendukung visi pembangunan daerah “Kuningan Melesat”, melalui kerja sama yang solid, pertukaran data terpadu, serta kolaborasi antar instansi.
Dandim juga memaparkan sejumlah program nasional yang tengah digelorakan TNI. Di antaranya adalah pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di Kecamatan Cilimus, sebuah inisiatif langsung dari Presiden yang bertujuan meningkatkan kemampuan logistik dan kesiapan tempur.
” Batalyon ini nantinya memiliki kompi khusus yang menangani sektor pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan,” jelasnya.
Selain itu, TNI juga menjalankan program pendampingan swasembada pangan, dengan fokus produksi beras untuk kebutuhan internal TNI Angkatan Darat serta jagung untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kontribusi lainnya diwujudkan melalui keterlibatan aktif TNI dalam pembangunan lebih dari 1.000 jembatan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur nasional.
Terkait KDMP, Dandim menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan bersama PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai mitra pelaksana yang beroperasi langsung di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan apresiasi terhadap peran media massa dan mengajak insan pers untuk menjalin komunikasi rutin, guna menjaga akurasi dan kredibilitas pemberitaan terkait TNI.
“Tanpa dukungan media, pesan penting dari pimpinan dan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat akan sulit tersampaikan secara luas dan tepat waktu. Media adalah mitra strategis yang tidak tergantikan bagi kami,” ujarnya.
Sebagai putra asli Minangkabau yang telah tiga bulan bertugas di Kuningan, Dandim mengaku merasa nyaman tinggal dan bekerja di daerah tersebut. Ia mengapresiasi kultur masyarakat Kuningan yang kental dengan nilai kekeluargaan dan kehangatan sosial.
“Tugas kita tidak hanya membina wilayah dan menjaga keamanan, tetapi juga membangun jaringan persaudaraan dan kerja sama yang kuat. Silaturahmi adalah kekuatan kita, dan konfirmasi menjadi kunci menjaga kebenaran informasi,” ucapnya.
Ia berharap pertemuan tersebut menjadi fondasi penguatan kerja sama antara TNI dan media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat dan relevan bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. (didin)










