KUNINGAN (MASS) – Setiap bulan Rabiul Awal kaum Muslimin memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Di Masjid, mushola, perkantoran hingga di rumah-rumah warga menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Saw. Dalam setiap peringatan dibacakan Kitab Al-Barzanzi, sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi SAW mestinya dijadikan sebagai sarana evaluasi diri -salah satunya- sejauh mana kita telah mengimplementasikan nilai-nilai kecintaan kepadanya dalam kehidupan pribadi, keluarga, hingga berbangsa dan bernegara.
Mencintai Nabi Muhammad SAW adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan seorang Muslim. Mencintai Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang mengucapkan kata-kata cinta, tetapi juga tentang mengamalkan sunnah-sunnah dan ajaran-ajaran yang Beliau ajarkan.
Berikut beberapa bukti yang menunjukkan bahwa seseorang mencintai Nabi Muhammad SAW:
1. Mengamalkan Sunnah-Sunnah Nabi SAW: Mencintai Nabi Muhammad SAW berarti mengamalkan sunnah-sunnah yang Beliau ajarkan. Ini termasuk dalam hal ibadah, akhlak, dan perilaku sehari-hari.
2. Mengikuti Ajaran-ajaran Nabi SAW: Mencintai Nabi Muhammad SAW juga berarti mengikuti ajaran-ajaran yang Beliau sampaikan. Ini termasuk dalam hal keimanan, ketaatan, dan ketundukan kepada Allah SWT.
3. Membaca dan Menghayati Shalawat: Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah salah satu cara untuk menunjukkan cinta dan penghormatan kepada Beliau. Shalawat juga dapat membantu meningkatkan kecintaan dan kesadaran akan ajaran-ajaran Nabi SAW.
4. Menghormati dan Mengagungkan Nama Nabi SAW: Mencintai Nabi Muhammad SAW berarti menghormati dan mengagungkan nama Beliau. Ini termasuk dalam hal mengucapkan nama Beliau dengan hormat dan mengagungkan kedudukan Beliau sebagai Rasulullah.
5. Mengikuti Contoh Nabi SAW dalam Berakhlak: Mencintai Nabi Muhammad SAW berarti mengikuti contoh Beliau dalam berakhlak. Ini termasuk dalam hal berlaku jujur, sabar, dan kasih sayang kepada sesama.
Dengan mengamalkan bukti-bukti cinta kepada Nabi Muhammad SAW di atas, kita dapat meningkatkan kecintaan dan kesadaran akan ajaran-ajaran Beliau. Semoga kita dapat menjadi Muslim yang lebih baik dan lebih mencintai Nabi Muhammad SAW.***
Penulis : Imam Nur Suharno
Kepala Divisi Humas dan Dakwah Pesantren Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat
