Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Pemerintahan

Diwarning F-PDIP Soal Kelangkaan Pupuk Subsidi, Bupati Pamer Pelatihan Pupuk Organik di Desa, Tapi Baru 20%

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan diwarning soal kelangkaan pupuk bersubsidi oleh F-PDIP DPRD Kuningan, yang tertuanh dalam PU terhadap LPJ Pelaksanaan APBD TA 2024, yang disampaikan partai berlambang banteng baru-baru ini.

Dalam paparan sebelumnya, F-PDIP meminta Pemkab Kuningan melakukan evaluasi mendalam terhadap alokasi anggaran sektor pertanian, perikanan dan peternakan sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian.

Menjawab hal itu, Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si memberi jawaban terhadap PU tersebut. Pada dasarnya, kata Dian, pihaknya sepakat bahwa evaluasi mendalam pada sektor tersebut sangat penting.

Namun, Bupati juga berdalih bahwa setiap tahun, Pemkab Kuningan melakukan kajian efektivitas anggaran agar dana yang dikeluarkan oleh Pemkab benar-benar berdampak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Terkait kelangkaan pupuk subsidi, kami telah mengupayakan berbagai langkah, termasuk koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi yang lebih lancar. Mengenai pelatihan pengolahan pupuk organik, program ini telah dan sedang berjalan di beberapa desa percontohan melalui kerjasama dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan kelompok tani,” ujar Bupati, Selasa (1/7/2025).

Dan tahun 2024 ini, lanjut Dian, baru sekitar 200% desa yang ada di Kabupaten Kuningan mendapatkan pelatihan dasar pembuatan pupuk organik.

“Revitalisasi dan pemeliharaan irigasi tradisional berbasis kearifan lokal, seperti sistem gotong royong, telah menjadi salah satu fokus kami. Untuk saat ini Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus berupaya mendorong kegiatan perbaikan. Salah satunya yaitu kegiatan RJIT (rehab jaringan irigasi tersier) yang dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat/kelompok berbasis gotong royong,” ujarnya.

Selain itu, kata Bupati, dilaksanakan pula pembangunan irigasi perpompaan modern menggunakan tenaga listrik masuk sawah, dalam rangka percepatan luas tambah tanam dan peningkatan indek pertanaman khusus bagi lahan-lahan tadah huian atau IP 1.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Anggaran untuk pemeliharaan rutin, kata Bupati, juga telah dialokasikan, meskipun tantangan geografis dan kondisi infrastruktur yang bervariasi itu membutuhkan perhatian berkelanjutan.

“Perluasan program diversifikasi pangan lokal berbasis komoditas unggulan Kuningan, seperti ubi, jagung, dan hasil pertanian spesifik lainnya, adalah bagian dari strategi kami untuk mengurangi ketergantungan pada beras. Kami telah melakukan inventarisir komoditas unggulan di setiap wilayah dan memfasilitasi pengembangan produk olahan sebagai pelaksanaan peraturan bupati nomor 17 tahun 2017 tentang penggunaan pangan lokal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan.

“Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di sektor pangan, pengolahan hasil pertanian, dan distribusi merupakan langkah strategis untuk memotong mata rantai tengkulak dan meningkatkan nilai tambah produk lokal. Saat ini, terdapat 361 BUMDes dan wajib mencelola kegiatan ketahanan pangan, pertanian/ hewani,” tuturnya.

“Untuk keberhasilan program tersebut, kami terus memberikan pendampingan serta fasilitasi akses permodalan dan pasar. Data peningkatan nilai tambah produk lokal melalui BUMDes sedang dalam proses kompilasi,” imbuhnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selanjutnya, alokasi anggaran spesifik untuk pelatihan petani modern dan organik, pendampingan kelompok tani, pengadaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang bersumber dari APBD, fasilitasi akses pasar, pengembangan lumbung pangan desa, dan program desa mandiri pangan terintegrasi dalam beberapa pos anggaran, seperti peningkatan kapasitas SDM pertanian, penguatan kelembagaan petani, dan pengembangan agribisnis.

“Pembangunan dan pemeliharaan jalan usaha tani, jalan dan jembatan penghubung antar sentra produksi pangan, serta akses menuiu sentra-sentra ekonomi kerakyatan untuk menjadi salah satu prioritas kedepan dalam rangka peningkatan produksi hasil pertanian,” kata Bupati membacakan jawaban atas PU F-PDIP soal pertanian. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Kesehatan

SURAKARTA (MASS) – Masyarakat kini dapat menyampaikan aduan terkait pelaksanaan program MBG melalui kanal Sahabat Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) 127. Layanan ini disediakan...

Headline

JAKARTA (MASS) – Temuan roti berjamur, buah busuk dan berbelatung, lauk basi, telur mentah atau busuk, hingga menu yang dinilai tidak sesuai standar kualitas...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Untuk menjalankan misi dakwah dan pengabdian masyarakat dalam program tahunan, Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri Provinsi Jawa Timur, menggelar program bartajuk...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Suasana di depan Mapolres Kuningan pada Sabtu (28/2/2026) sore nampak berbeda menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah pengendara motor yang melintas tiba-tiba...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Sungguh tak beruntung Frisca Meilan Dwi Lestary. Motor Honda Beat nopol E 4271 YAU tahun 2019 berwarna merah hitam miliknya, raib...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Tumpukan sampah menggunung hingga luber di pinggir Jalan Sindangsari–Cijoholandeuh pada Kamis (26/2/2026) kemarin. Meski nampak ada tempat khusus sampah, volumenya yang...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Balai Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, Kamis (26/2/2026) kemarin menjadi langkah nyata pemerintah daerah...

Pemerintahan

‎‎KUNINGAN (MASS) – Memasuki satu tahun masa kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan di bawah nahkoda Dian-Tuti, Komite Pemuda Asli Kuningan (Kompak) menyampaikan evaluasi kritis...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) ke-4 yang digelar di Desa Babakanreuma pada hari Kamis, (26/2/2026). Acara...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai akhirnya buka suara perihal polemik penyadapan getah pinus di kawasan konservasi. Dalam rilis resmi yang dikeluarkan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tren surplus beras di Kabupaten Kuningan meningkat dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, surplus beras mencapai 93 ribu ton. Angka tersebut...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jika sebelumnya profesi petani tak dijamin asuransi secara khusus, kini sebanyak 40.000 petani di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat ditargetkan memperoleh...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Suasana penuh khidmat menyelimuti lingkungan Ponpes Terpadu Al-Multazam ketika Kepala Lembaga Tahfidz Al-Qur’an, Ust. Misbahudin, menuntaskan tasmi’ Al-Qur’an 30 juz, Kamis...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, Koramil 1505/Ciwaru melalui Babinsa Desa Citikur menggelar kegiatan karya bakti, Kamis (26/2/2026) pagi. Kegiatan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Tak sedikit Kepala desa di Kabupaten Kuningan mengeluhkan pemotongan dana desa (DD) yang sebelumnya bisa mencapai satu miliar per desa, kini...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Petugas UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan bergelut selama kurang lebih 45 menit untuk mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang ditemukan di...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pada Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 yang berlangsung di Pendopo Kuningan, Rabu...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Setelah acara Rakor percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pemda Kuningan, Rabu (25/2/2026), Letkol Hafda Prima Agung, Dandim 0615/Kuningan,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Kuningan, Rabu (25/2/2026) sore....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Kabupaten Kuningan melakukan audiensi resmi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan baru-baru...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy SE sangat menyesalkan terhadap tata kelola Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, berbagai kasus...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Program Makan Bergizi (MBG) dirancang untuk menjamin pemenuhan standar gizi, kualitas bahan makanan, serta pengelolaan anggaran yang efisien sesuai dengan petunjuk...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Anggaran bahan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan bukan sebesar Rp15.000 per porsi. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan, alokasi...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilaksanakan 3 kali hingga Rabu (25/2/2026) kemarin, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Aal Lutfiyyaah Aulia mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Terbuka yang masih semester dua ini dikenal aktif di berbagai kegiatan luar...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan target beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dipatok pada bulan Agustus mendatang. Hal itu disampaikan...